MONITOR, Depok – Pondok Pesantren Vocational Al-Ma’mun menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan doa bersama menjelang bulan suci Ramadhan dengan khidmat di Masjid Al-Mukhlashiin, Sawangan, Depok, Sabtu (14/2/2026).
Mengusung tema “Jadikan Sholat sebagai Sarana Menghidupkan Spiritualitas dan Keimanan yang Mendalam”, Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk meneguhkan kembali sholat sebagai fondasi spiritual, moral, dan peradaban bagi generasi muda Muslim di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Peringatan Isra Mi’raj ini juga tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi dimaknai sebagai ikhtiar kolektif membangun kesadaran bahwa sholat merupakan sumber kekuatan batin, disiplin diri, serta pusat pembentukan karakter dan integritas seorang Muslim.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama dan ziarah akbar selepas Sholat Subuh untuk para pendiri pesantren dan leluhur yang telah wafat. Tradisi ini menjadi simbol kesinambungan nilai dan penghormatan terhadap mata rantai perjuangan ulama dan pendidik yang telah meletakkan fondasi keilmuan dan spiritualitas pesantren.
Suasana religius semakin terasa dengan pelaksanaan Sholat Dhuha, pembacaan Maulid, dan Tahlil yang diikuti santri dan peserta dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Safari Dakwah KH Fikri Haikal, yang memperkuat dimensi dakwah dan pembinaan keislaman di lingkungan yayasan.
Ketua panitia, Thopas Khourul Faruzin, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai instrumen pembentukan kepemimpinan dan karakter santri yang berakar pada kekuatan spiritual dan keilmuan.
“Ini bukan sekadar peringatan, tetapi proses pembiasaan nilai. Kami ingin membentuk generasi yang memiliki kepemimpinan kuat, kedalaman ilmu, serta spiritualitas kokoh, sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berakar pada Al-Qur’an serta kutubu turats,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Yayasan Pendidikan Islam Adzikra terus menghadirkan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berdaya saing, termasuk melalui berbagai program beasiswa di SMP dan SMK Adzikra sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keberlanjutan pendidikan peserta didik.
Ketua Yayasan Pendidikan Islam Adzikra, KH Sahilani HM, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembiasaan spiritual yang terstruktur dan berkelanjutan dalam membentuk generasi unggul.
“Kami berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk pribadi yang religius, berkarakter, dan memiliki kecakapan teknologi. Spiritualitas harus menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH Fikri Haikal Zainuddin MZ menekankan bahwa Isra Mi’raj mengandung pesan fundamental tentang sholat sebagai mi’raj spiritual umat Islam—sebuah sarana transformasi diri yang membangun kekuatan moral dan ketahanan iman.
“Dakwah dan pendidikan agama adalah kunci menjaga arah generasi muda. Tanpa fondasi spiritual yang kuat, kemajuan teknologi justru dapat kehilangan nilai dan arah,” ungkapnya.
Peringatan ini menegaskan bahwa sholat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi merupakan pusat pembentukan kesadaran, akhlak, dan peradaban. Melalui penguatan tradisi spiritual yang hidup dan berkelanjutan, Pondok Pesantren Vocational Al-Ma’mun bersama Yayasan Pendidikan Islam Adzikra terus berikhtiar membentuk generasi Muslim yang berilmu, berkarakter, dan siap memimpin masa depan dengan landasan iman yang kokoh.
