Kabar Haji

Menhaj Tegaskan Empat Program Strategis, Turunkan Biaya Hingga Bangun Kampung Haji

MONITOR, Jakarta – Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan haji yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah melalui penguatan program strategis dan layanan menyeluruh. Hal tersebut disampaikan dalam Manasik Haji Nasional yang digelar pada Rabu (11/02/2026) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Menhaj menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tidak hanya menyangkut aspek ritual, tetapi juga tata kelola, perlindungan jemaah, dan nilai peradaban. Pemerintah saat ini fokus pada empat penguatan program strategis sebagai fondasi perbaikan layanan haji secara berkelanjutan.

Empat program strategis tersebut meliputi penurunan biaya haji, penataan kebijakan waiting list, penguatan ekspor produk Indonesia untuk kebutuhan haji, serta pembangunan Kampung Haji sebagai pusat layanan jemaah Indonesia di Arab Saudi.

“Penurunan biaya haji tidak berarti menurunkan kualitas layanan. Justru efisiensi yang kami lakukan diarahkan untuk memastikan layanan tetap optimal dan hak jemaah tetap terpenuhi,” tegas Menhaj.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan waiting list terus diperbaiki agar lebih transparan dan adil, sementara penguatan ekspor produk Indonesia menjadi bagian dari upaya mendorong sukses ekonomi haji. Adapun pembangunan Kampung Haji diharapkan menjadi simbol kehadiran negara sekaligus pusat layanan yang memudahkan jemaah Indonesia.

Mengusung tagline “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, Gus Irfan menegaskan bahwa kebijakan haji saat ini disesuaikan dengan demografi jemaah. Data menunjukkan bahwa 56% jemaah haji Indonesia adalah perempuan, sehingga penguatan layanan dan peningkatan jumlah petugas pembimbing ibadah perempuan menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan.

“Haji harus ramah, aman, dan manusiawi. Lansia, disabilitas, dan perempuan harus merasa dilayani, bukan disulitkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Irfan juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kondisi prima jemaah sebagai bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan ibadah haji. Ia mengaitkan hal ini dengan konsep istithaah, yang menjadi syarat utama keberangkatan.

Istithaah mencakup tiga aspek utama, yakni istithaah syar’iyah berupa pemahaman ilmu manasik yang memadai, istithaah maliyah terkait kemampuan pembiayaan, serta istithaah shihiyyah yang menekankan kesiapan kesehatan.

“Haji adalah ibadah yang sakral. Jemaah harus benar-benar siap secara ilmu, fisik, dan mental. Kesadaran membangun pola hidup sehat menjadi bagian dari ibadah itu sendiri,” kata Gus Irfan.

Ia juga menegaskan bahwa jemaah haji diharapkan mampu beribadah secara mandiri, tidak bergantung sepenuhnya pada pihak lain, termasuk KBIHU, melainkan minimal mengandalkan kekompakan dan kesadaran dalam kelompoknya masing-masing.

Menurut Menhaj, takwa harus menjadi bekal utama jemaah haji, yang ditopang oleh pemahaman ibadah yang benar, kesiapan fisik dan mental, serta kedisiplinan menjaga kesehatan sebelum dan selama berhaji.

Manasik Haji Nasional ini, lanjutnya, merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan Tri Sukses Haji, yakni sukses ritual, sukses ekonomi, serta sukses keadaban dan peradaban.

“Haji bukan hanya soal sahnya ibadah, tetapi juga tentang nilai, etika, dan peradaban yang dibawa jemaah sebagai duta bangsa,” pungkasnya.

Melalui penguatan program strategis dan pelayanan yang berorientasi pada jemaah, pemerintah berharap penyelenggaraan haji ke depan semakin berkualitas, inklusif, dan memberikan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, serta bermakna bagi seluruh jemaah Indonesia.

Recent Posts

Klaim Harga Bahan Pokok Stabil Pasca-Lebaran 2026, Mendag: Daya Beli Masyarakat Menguat

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan mencatat stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026,…

4 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Wirausaha Industri

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperkuat ekosistem industri nasional, Kementerian Perindustrian terus mendorong lahirnya wirausaha…

9 jam yang lalu

Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan…

11 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri melalui Layanan Sertifikasi Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat langkah strategis dalam mempercepat transformasi industri nasional yang…

12 jam yang lalu

Program Pendampingan Pertapreneur Aggregator Diklaim Sukses Dongkrak Pendapatan UMK

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui…

13 jam yang lalu

Komisi I DPR Kutuk Serangan Israel terhadap Prajurit TNI di Lebanon

MONITOR, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengutuk keras serangan…

17 jam yang lalu