Rabu, 11 Februari, 2026

Kemenperin Salurkan Bantuan Sembako dan Alat Produksi IKM di Pidie Jaya

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh melalui penyaluran bantuan kemanusiaan dan dukungan penguatan usaha industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Pidie Jaya. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Ibu Loemongga Kartasasmita, istri Menteri Perindustrian, dalam kunjungan sosial ke wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, yang secara aktif bergerak membantu masyarakat di berbagai daerah terdampak bencana. Kehadiran Ibu Loemongga Kartasasmita menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moril kepada warga yang tengah berupaya bangkit pascabencana.

Dalam kunjungan tersebut, Kementerian Perindustrian menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat. Bantuan yang diserahkan di Kabupaten Pidie Jaya meliputi 1.800 paket sembako yang didistribusikan ke tiga desa/lokasi terdampak, 300 paket peralatan rumah tangga, 750 paket alat penampung kotoran, 800 paket obat-obatan, serta 800 paket perlengkapan ibadah. Selain itu, Kemenperin juga menyerahkan 1 unit perangkat Starlink untuk mendukung konektivitas komunikasi di wilayah terdampak bencana.

Tidak hanya fokus pada bantuan kemanusiaan, Kementerian Perindustrian juga memberikan bantuan peralatan produksi kepada pelaku IKM sebagai upaya mendorong pemulihan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat setempat. Bantuan tersebut disalurkan kepada pelaku IKM di sektor Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan (PFBB) serta Kerajinan, Sandang, dan Kulit (KSK) dengan komoditas unggulan khas daerah.

- Advertisement -

Sejumlah pelaku IKM penerima bantuan antara lain pelaku Industri emping melinjo di Meureudu; pelaku Industri kue basah; produsen dodol Aceh; serta pelaku industri aneka kue dan pakaian. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada pelaku IKM kelapa sangrai), produsen brownies, dan Industri Kecil yang bergerak di bidang kuliner dan olahan pangan.

Di sektor kerajinan, bantuan disalurkan kepada Kopwan Hudep dan Kelompok Usaha Ingin Jaya yang memproduksi anyaman pandan, serta Industri kecil yang mengembangkan usaha minyak kemiri. Sementara itu, dukungan peralatan produksi skala lebih lanjut diberikan kepada pelaku industri kecil minyak kelapa murni (VCO), berupa mesin pengolahan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi.

Bantuan peralatan yang diberikan mencakup antara lain kompor produksi, oven, mixer, blender, mesin parut dan peras kelapa, mesin jahit, freezer, kulkas, timbangan digital, hingga mesin pengolahan VCO, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing IKM pascabencana.

Ibu Loemongga Kartasasmita menyampaikan bahwa dukungan terhadap IKM merupakan bagian penting dari pemulihan ekonomi masyarakat. “Selain membantu kebutuhan mendesak warga, kami juga ingin memastikan pelaku usaha kecil tetap bisa berproduksi dan memiliki harapan untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Penyaluran bantuan dilaksanakan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat agar bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan serta mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan industri kecil dan menengah di daerah terdampak bencana.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER