PENDIDIKAN

Rakerwil ASPIKOM Jabodetabek, Perkuat Kolaborasi 102 Prodi Komunikasi

MONITOR, Bogor – Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Koordinator Wilayah Jabodetabek menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Aula Mashudi, Lantai 3 Gedung Fakultas Ilmu Komunikasi dan Budaya (FISIB), Kota Bogor.

Kegiatan ini bertujuan menyatukan langkah strategis kelembagaan guna menghadapi dinamika pendidikan komunikasi sekaligus memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi anggota.

Rakerwil yang melibatkan seluruh pengurus dari delapan divisi tersebut menjadi forum penting untuk menyelaraskan visi organisasi, menyusun rencana kerja yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan tinggi, serta mengevaluasi program yang telah berjalan.

Selain itu, pertemuan ini juga diarahkan untuk merumuskan langkah-langkah inovatif dalam pengembangan keilmuan komunikasi dan memperkuat jejaring kelembagaan, sekaligus menegaskan kontribusi Korwil Jabodetabek terhadap agenda ASPIKOM di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Umum ASPIKOM Korwil Jabodetabek, Dr. Erna Febriani, S. Si, M. Si, menegaskan bahwa implementasi program kerja harus berorientasi pada dampak nyata bagi institusi anggota.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan program studi Ilmu Komunikasi.

“Program kerja strategis harus menghasilkan dampak dan mendorong program studi ilmu komunikasi untuk mampu memenuhi berbagai kebutuhan yang terus berkembang,” ujar Erna.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas program studi menjadi prioritas utama, mengingat ASPIKOM Jabodetabek saat ini menaungi lebih dari 100 program studi Ilmu Komunikasi.

“Sebanyak 102 program studi di bawah ASPIKOM Jabodetabek diharapkan semakin unggul seiring dengan implementasi program-program yang telah dirancang,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer. pol. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc., IPU., Asean Eng., APEC Eng, menyambut baik penyelenggaraan Rakerwil dan menilai kegiatan tersebut sebagai momentum strategis untuk mendorong kemajuan disiplin ilmu komunikasi di Indonesia.

“Kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya rapat kerja wilayah ini. Kami berharap keilmuan komunikasi terus berkembang agar mampu menjawab berbagai permasalahan dan tantangan bangsa,” ungkap Didik.

Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, ASPIKOM Korwil Jabodetabek juga menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Universitas Pakuan serta Kesepakatan Lanjutan (Memorandum of Agreement/MoA) dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Pakuan dan Implementation Agreement (IA) dengan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pakuan. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas ruang kolaborasi akademik, riset, dan pengembangan institusi.

Rangkaian Rakerwil diawali dengan arahan Ketua Umum ASPIKOM Korwil Jabodetabek dan dilanjutkan dengan presentasi program kerja dari masing-masing divisi.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen organisasi dalam menghadirkan tata kelola yang transparan, progresif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan komunikasi di wilayah Korwil Jabodetabek.

Recent Posts

Mendag Pastikan Stok Sembako Aman, Harga Bapok di Pasar Minggu Terkendali

MONITOR, Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) pasca-Lebaran dalam kondisi…

3 jam yang lalu

Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

MONITOR, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi tetap terjaga selama periode Satuan Tugas…

4 jam yang lalu

2,5 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+6 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…

5 jam yang lalu

Daftar Rekomendasi Raket Padel Noob Terbaik Pemula Edisi 2026

MONITOR, Jakarta - Lagi keranjingan main padel bareng teman di akhir pekan? Olahraga raket ini…

6 jam yang lalu

Peluang Aliansi Negara Teluk Menguat di Tengah Melemahnya Pengaruh AS di Timur Tengah

MONITOR, Jakarta – Mantan Ketua Komisi I DPR RI periode 2010–2017, Mahfuz Sidik, menilai dinamika konflik…

12 jam yang lalu

Tertahan di Hormuz; Keterlambatan Diplomasi dan Ujian Politik Bebas Aktif Indonesia

Kapal tanker Malaysia dan Thailand sudah melintasi Selat Hormuz. Kapal Indonesia masih tertahan. Ada apa dengan…

13 jam yang lalu