PEMERINTAHAN

Target 82,9 Juta Penerima MBG, Ini Enam Arah Kebijakan Strategis Prabowo

MONITOR, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memaparkan kebijakan strategis pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Ada enam kebijakan strategis yang dijelaskan Presiden di depan 4.011 elemen pimpinan kementerian dan lembaga negara, serta kepala daerah dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Indonesia.

Dalam momentum tersebut, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bersama Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo H.R. Muhammad Syafi’i dan jajaran Pejabat Eselon I Kementerian Agama turut hadir menjadi peserta aktif guna menyelaraskan langkah dengan visi besar pemerintah pusat.

“Indonesia harus kuat. Indonesia harus indah. Rakyat kita harus bahagia. Kita mau menjadi negara maju modern, di mana seluruh rakyat kita mengalami kualitas hidup yang baik,” tegas Presiden Prabowo Subianto di Bogor, Senin (2/2/2026).

Berikut enam arah kebijakan strategis Presiden Prabowo:

1. Ketahanan pangan dan energi

a. Swasembada pangan (peningkatan produksi dan cadangan pangan nasional)

b. Swasembada energi (optimalisasi sumber energi dalam negeri serta percepatan transisi dan kemandirian energi)

2. Peningkatan kualitas SDM

a. Makan Bergizi Gratis atau MBG (Peningkatan kualitas gizi dengan target 82,9 juta penerima pada 2026)

b. Cek Kesehatan Gratis atau CKG (Deteksi dini dan penguatan layanan kesehatan daerah)

c. Pendidikan (Sekolah Rakyat bagi anak dari keluarga miskin dan digitalisasi – papan tulis interaktif)

3. Penguatan Ekonomi

a. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Penggerak ekonomi desa dan kelurahan)

b. Hilirisasi (Peningkatan nilai tambah sumber daya alam serta penguatan industri)

c. Pertumbuhan Inklusif (Investasi dan pencipta lapangan kerja serta penguatan UMKM)

4. Pembangunan berbasis wilayah dan lingkungan

a. Kampung Nelayan Merah Putih (Pembentukan 1.100 kampung nelayan untuk mendorong swasembada protein laut)

b. Gerakan Indonesia ASRI atau Aman, Sehat, Resik, Indah (Pelaksanaan 34 proyek waste to energy di 34 kita dengan investasi hampir 3,5 miliar dolar AS, serta penanganan sampah nasional terpadu)

5. Pengentasan Kemiskinan (Integrasi bantuan sosial dan pemberdataan ekonomi)

6. Politik Luar Negeri (Politik bebas aktif serta penguatan kerja sama perdagangan dan keamanan)

Recent Posts

Pemadaman Listrik Bergilir yang Makin Sering Buat Rakyat Resah, Legislator: Sengaja Ada Pembiaran

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam meminta Pemerintah dan PT PLN…

6 jam yang lalu

Tekankan Pentingnya Mitigasi Bencana Kekeringan, DPR Dorong Peningkatan Infrastruktur Ketahanan Air Nasional

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

7 jam yang lalu

IKALUIN Berikan Penghargaan kepada 10 Alumni Berprestasi, Berikut Daftarnya

MONITOR, Tangerang Selatan - Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (IKALUIN) memberikan IKALUIN Award 2026…

7 jam yang lalu

Disambut Gus Fahim Royani, Hery Haryanto Azumi Didoakan Maju Ketum PBNU pada Muktamar NU ke-35

MONITOR, Kediri – Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, KH. Fahim Royani,…

10 jam yang lalu

Seminar Nasional Unpam Serang Bahas Relasi Media Elite dan Massa dalam Pemerintahan Prabowo Gibran

MONITOR, Serang — Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang menggelar Seminar Nasional…

15 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Akses KUR, Bank NTB Syariah Kembali Jadi Penyalur

MONITOR, Mataram – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha…

22 jam yang lalu