NASIONAL

Kemenag dan TVRI Siapkan Konten Inspiratif untuk Ramadan 2026

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menerima audiensi jajaran manajemen dan tim kreatif Televisi Republik Indonesia (TVRI) di Kantor Kementerian Agama, pada Rabu, (27/012026). Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi dalam rangka penguatan literasi keagamaan dan penyebarluasan program kerja pemerintah melalui media penyiaran publik.

​Kedua belah pihak sepakat untuk menyinergikan visi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya mengenai moderasi beragama dan ekoteologi. Fokus utama pembicaraan adalah bagaimana mengemas program-program teknis Kementerian Agama agar lebih mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat luas melalui kanal televisi nasional.

​Menag menekankan pentingnya peran TVRI sebagai supporting agent pemerintah dalam mendiseminasikan kebijakan yang berdampak langsung pada umat. 

​”Ini adalah inisiatif yang baik dari TVRI untuk berkolaborasi, terutama dalam mengisi ruang-ruang literasi keagamaan yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Menag di sela-sela audiensi.

Menag berharap, melalui jangkauan TVRI yang luas hingga ke pelosok daerah, pesan-pesan perdamaian dan kerukunan umat beragama dapat tersampaikan secara efektif.

“TVRI memiliki jangkauan yang luas hingga ke daerah-daerah. Ini menjadi kekuatan besar untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan, mencerahkan, dan membangun optimisme masyarakat,” ujar Menag.

​Pihak TVRI mengungkapkan bahwa saat ini mereka tengah melakukan berbagai inovasi konten guna meningkatkan nilai Reformasi Birokrasi (RB) di lingkungan lembaga penyiaran tersebut. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menjalin kerja sama lintas kementerian. 

​Dalam audiensi tersebut, dibahas pula rencana khusus menyambut bulan suci Ramadan 2026. TVRI menawarkan slot program unggulan pada jam-jam strategis, seperti saat sahur dan menjelang buka puasa, untuk diisi dengan konten-konten dari Kementerian Agama yang bersifat inspiratif dan edukatif.

​Representasi tim kreatif yang hadir menyampaikan bahwa kolaborasi ini juga ditujukan untuk membangkitkan kembali minat masyarakat terhadap siaran TVRI melalui kehadiran tokoh-tokoh berkompeten dari Kementerian Agama. Hal ini diharapkan mampu menjadi penyeimbang di tengah maraknya konten media sosial yang tidak selalu memiliki landasan akurasi yang kuat.

Menag menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai bahwa kolaborasi ini dapat menjadi sarana efektif untuk memperluas jangkauan dakwah negara yang moderat dan inklusif. Menurutnya, literasi keagamaan tidak hanya berkaitan dengan pemahaman ibadah, tetapi juga menyangkut nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta tanggung jawab sosial.

“Pesan keagamaan hari ini harus mampu menjawab tantangan zaman. Bukan hanya normatif, tetapi juga kontekstual, menyentuh persoalan masyarakat, dan memberikan solusi,” ungkap Menag.

​Selain membahas program Ramadan, pertemuan ini juga menyinggung upaya pemanfaatan platform digital seperti YouTube dan podcast. Kedua pihak menyadari bahwa perilaku konsumsi media masyarakat telah bergeser ke perangkat genggam (smartphone), sehingga konten TVRI juga harus diperkuat melalui strategi multi-platform.

​Di akhir audiensi, Menteri Agama berpesan agar kerja sama ini tidak hanya berhenti pada tataran seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata pada peningkatan indeks literasi agama di Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat.

​Kunjungan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kualitas penyiaran publik yang bersih, edukatif, dan melayani. Dengan adanya kolaborasi ini, Kementerian Agama optimis bahwa pesan-pesan moderasi beragama akan semakin masif diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia melalui layar kaca televisi milik negara.

Recent Posts

Tok! DPR Resmi Setujui Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

MONITOR, Jakarta - DPR RI secara resmi menyetujui calon Deputi Gubernur Bank Indonesia dalam Rapat…

3 jam yang lalu

Kementerian UMKM Hadirkan Layanan Belanja Produk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Via E-commerce

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkolaborasi dengan platform e-commerce menghadirkan…

4 jam yang lalu

Aturan Baru Kemenag, Penyuluh Agama Islam Kini Bisa Jadi Kepala KUA

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1644 Tahun 2025…

4 jam yang lalu

Ansor Jakarta Utara: Wacana Polri jadi Kementerian merupakan Langkah Mundur Reformasi

MONITOR, Jakarta - Sufyan Hadi, Ketua Ansor Jakarta Utara secara tegas menolak wacana menjadikan Kepolisian…

5 jam yang lalu

JTT Intensifkan Pemeliharaan Ruas Tol Jakarta–Cikampek untuk Hadapi Cuaca Ekstrem

MONITOR, Bekasi - Menghadapi cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan tinggi sepanjang Januari 2026, PT…

5 jam yang lalu

Kuota KIP Kuliah Kemenag 2026 Naik Jadi 34.653 Mahasiswa

MONITOR, Jakarta - Jumlah mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) yang menerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah…

6 jam yang lalu