NASIONAL

Menteri Imipas: Kedaulatan Pangan Harus Dibarengi Masyarakat Sehat

MONITOR, Jakarta – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, memimpin langsung pelaksanaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat yang dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon, Kamis (15/1). Kegiatan yang digelar bersamaan dengan Panen Raya Serentak Nasional ini merupakan langkah konkret kementerian dalam mengimplementasikan poin ke-13 dari 15 Program Akselerasi Kemenimipas sekaligus mendukung pilar keempat Asta Cita Presiden mengenai penguatan sumber daya manusia dan kesehatan.

“Ketahanan pangan menjadi prioritas utama Presiden, karena hanya panganlah yang tidak bisa digantikan oleh Artificial Intelligence. Namun, kedaulatan pangan ini juga harus dibarengi dengan masyarakat yang sehat,” ujar Menteri Agus.

Berdasarkan laporan dari Direktur Jenderal Pemasyatakatan, Mashudi, layanan pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi tenaga medis dari Lapas Kelas I Cirebon, Lapas Narkotika Cirebon, Lapas Indramayu, Lapas Majalengka, Lapas Kuningan, serta Puskesmas Kesambi. Tujuannya adalah memberikan pelayanan pemeriksaan umum kepada sedikitnya 150 warga sekitar. Selain layanan medis, Kemenimipas juga menyalurkan 500 paket bantuan sosial sebagai wujud nyata kepedulian negara dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, selaras dengan semangat pembangunan dari bawah untuk pemberantasan kemiskinan.

Menteri Agus menegaskan bahwa setiap aparatur di bawah kepemimpinannya harus memiliki empati dan menjadi pemberi solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi rakyat. Ia mengingatkan jajaran imigrasi dan pemasyarakatan agar tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

Selain fokus pada kesehatan, Menteri Agus juga menginstruksikan para Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Unit Pelaksana Teknis untuk mulai memetakan kebutuhan akses air bersih di daerah-daerah rawan, berkaca pada penanganan bencana yang sedang berlangsung di beberapa wilayah Indonesia. Ia menekankan bahwa hasil dari kemandirian produktivitas di Lapas harus memberikan manfaat sosial yang luas bagi masyarakat.

“Ke depannya, prioritas kita adalah air bersih. Jika kita bisa penuhi air bersih, ini sangat penting untuk kehidupan dan akan memperlancar tugas kita semua dalam melayani rakyat,” ujar Menteri Agus.

Melalui integrasi program pemeriksaan kesehatan gratis dan kemandirian pangan ini, Kemenimipas dapat terus mempersiapkan Warga Binaan untuk siap kembali ke tengah masyarakat melalui program pembinaan yang produktif dan bermanfaat. Langkah ini adalah bukti komitmen penuh Kemenimipas dalam menjadi pilar pendukung dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera sesuai dengan visi besar bangsa. 

Recent Posts

Menag Dorong Ormas Agama Perkuat Ekonomi Syariah dan Sosial

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong ormas keagamaan untuk memperkuat peran dalam pengembangan…

31 menit yang lalu

DPR RI Kecam Keras Agresi Militer Israel-Amerika Terhadap Wilayah Iran

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengecam keras agresi militer yang…

6 jam yang lalu

Mendag Tegaskan Harga Bapok Stabil dan Pasokan Terjaga Jelang Idulfitri

MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, harga barang kebutuhan pokok (bapok) secara nasional…

9 jam yang lalu

Menag Pastikan Pelayanan Mudik Saat Nyepi dan Idulfitri Aman

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan sejumlah agenda strategis Kementerian Agama dalam mendukung…

11 jam yang lalu

DPR: Waspadai Dampak Ekonomi Konflik Iran bagi Indonesia

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah, menilai serangan yang dilakukan…

13 jam yang lalu

Dukung Inklusi, Kemensos Beri Bantuan Al-Qur’an Braille di PTQ RRI

MONITOR, Jakarta - Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wyata Guna Bandung menyerahkan 30 mushaf…

14 jam yang lalu