NASIONAL

Terima Alumni UIN Jakarta, Menag Ajak Perkuat Posisi Global Indonesia

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini menerima kunjungan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan 1990. Para alumni UIN Jakarta menyatakan komitmen berkontribusi pemikiran bagi kemajuan kementerian dan bangsa.

Menag menyampaikan apresiasi atas inisiatif para alumni untuk menjadi mitra intelektual dan moral dalam memperkuat arah kebijakan Kementerian Agama. Menag lalu mengajak para alumni melihat situasi global secara lebih luas. Ia memaparkan dinamika geopolitik di Timur Tengah yang sarat konflik dan instabilitas, mulai dari Iran, Saudi Arabia, Yaman, Suriah, Lebanon hingga Mesir.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadikan harapan terhadap kepemimpinan dunia Islam tidak lagi bisa bertumpu pada kawasan Timur Tengah semata. Menag menegaskan bahwa posisi strategis Indonesia sebagai negara Muslim terbesar, stabil secara politik, dan jauh dari pusat konflik global menjadi kekuatan penting dalam percaturan internasional.

“Posisi Indonesia sangat cantik. Hubungan kita baik dengan Amerika, baik dengan Cina dan dengan Timur Tengah. Politik inilah yang membuat Indonesia diperhitungkan,” jelasnya di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Menag menambahkan, Presiden RI Prabowo Subianto juga memiliki perhatian besar terhadap peran Indonesia dalam isu global dunia Islam, termasuk melalui berbagai forum internasional dan pernyataan strategis di tingkat dunia. “Kementerian Agama ikut memberi muatan pemikiran dalam pernyataan Presiden di forum internasional. Ini menjadi bukti bahwa Kemenag punya peran penting dalam diplomasi peradaban,” katanya.

Pengelolaan Dana Umat Selain isu global, Menag juga menjelaskan gagasan transformasi pengelolaan dana keumatan, termasuk rencana pembentukan lembaga terpadu pengelola zakat, wakaf, infak, kurban, dan dana sosial keagamaan lainnya. “Potensi dana umat kita luar biasa. Jika dikelola dengan sistem yang kuat, kemiskinan dapat diberantas” ujarnya.

Menurutnya, transformasi ini membutuhkan dukungan pemikiran, regulasi, dan legitimasi sosial. Karena itu, keterlibatan alumni perguruan tinggi keagamaan menjadi sangat strategis. Transformasi Kementerian Agama tidak hanya soal birokrasi, tetapi juga soal arah peradaban.

“Perjuangan kita bukan hanya mempertahankan eksistensi Kementerian Agama, tetapi memperkuat peran Indonesia dalam peradaban Islam dunia. Dan itu harus kita bangun bersama,” pungkasnya.

Para alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan 1990 menyatakan kesiapan menjadi bagian dari penguatan transformasi Kemenag. Mereka berkomitmen menyumbangkan ide, jaringan, serta pengalaman profesional untuk mendukung program-program strategis kementerian.

Recent Posts

Kemenag Buka Pendaftaran Murid Baru Madrasah 2026/2027, Cek Jadwalnya!

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) membuka seleksi penerimaan murid baru madrasah (PMBM) 2026/2027. Pendaftaran…

4 jam yang lalu

Sambut 100 Tahun Masehi NU, PCNU Kota Depok Gelar Jalan Santai Kebangsaan Berhadiah Paket Umroh

MONITOR, Kota Depok - Dalam rangka peringatan 100 tahun Masehi Nahdlatul Ulama pada 2026, Pengurus…

11 jam yang lalu

Suviyanto Minta Petugas Haji 2026 ‘Mewakafkan Diri’ Layani Jemaah

MONITOR, Jakarta - Penguatan fisik dan mental bagi seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjadi…

13 jam yang lalu

Mahfuz Sidik: Partai Gelora Berbobot dan Layak Dipilih di Pemilu 2029

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik mengatakan, memasuki…

14 jam yang lalu

Wamenag Romo Syafi’i Fokus Benahi Tata Kelola Gedung dan Data Kemenag

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i akan fokus pada pembenahan tata…

15 jam yang lalu

Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Indonesia Harus Independen

MONITOR, Jakarta - Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB tahun 2026…

18 jam yang lalu