Selasa, 13 Januari, 2026

Prof Rokhmin: Orang Baik Harus Punya ‘Power’ untuk Ubah Nasib Rakyat

MONITOR, Cirebon – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, menekankan bahwa politik dan organisasi harus menjadi jembatan bagi transformasi kualitas hidup rakyat. Hal tersebut ditegaskannya saat menghadiri silaturahmi bersama jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan Kota Cirebon, Minggu (11/1).

Dalam arahannya, Prof. Rokhmin membedah ulang esensi berorganisasi. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001–2004 ini, organisasi jangan lagi dipandang sebagai beban atau sekadar tempat mencari kesulitan, melainkan harus menjadi laboratorium kepemimpinan.

“Jangan berorganisasi itu cari susah. Saya yakin sampai sekarang PDI Perjuangan adalah partai terbaik di Indonesia. Jadikan ini ruang belajar yang aktif dan inklusif untuk meningkatkan kapasitas diri,” tegas Guru Besar IPB University tersebut.

Prof. Rokhmin melontarkan pesan kuat mengenai pentingnya kader untuk menguasai posisi strategis. Ia menegaskan bahwa niat baik tanpa kekuatan (power) hanya akan menjadi angan-angan tanpa dampak nyata.

- Advertisement -

“Orang baik itu harus punya power. Jangan hanya mengharumkan nama partai, tapi tidak mengambil peran di kebijakan publik. Kita harus berani bermimpi jadi anggota DPRD, Walikota, pengusaha sukses, hingga ilmuwan hebat melalui rumah besar PDI Perjuangan,” ujarnya yang disambut antusias para kader.

Sebagai akademisi sekaligus politisi, Prof. Rokhmin memandang organisasi yang sehat adalah organisasi yang mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Ia mendorong agar setiap kader memiliki integritas dan kompetensi yang mumpuni agar layak memimpin di berbagai sektor, baik pemerintahan maupun ekonomi.

Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan utama partai terletak pada kerja kolektif dan solidaritas yang dibangun melalui silaturahmi.

“Organisasi bukan tempat membandingkan, tapi tempat membangun. Ini adalah tempat di mana orang baik meraih kekuatan, dan tempat mimpi-mimpi rakyat menemukan jalannya,” pungkas Rektor Universitas UMMI Bogor tersebut.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER