Selasa, 13 Januari, 2026

Nyaris Sempurna, Layanan Kementerian Pertanian Kembali Dipuji KemenPAN RB

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian kembali menorehkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Dalam Penilaian Pelayanan Publik Tahun 2025 yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kementerian Pertanian meraih nilai 4,75 dengan kategori A, mendekati skor maksimal.

Hasil ini menegaskan konsistensi Kementerian Pertanian dalam membangun pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku utama sektor pertanian.

Penilaian dilakukan melalui serangkaian tahapan evaluasi, mulai dari peninjauan lapangan hingga verifikasi data. Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari ditetapkan sebagai lokus penilaian yang mewakili Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan wajah negara di mata masyarakat.

- Advertisement -

“Pelayanan publik yang baik adalah fondasi kepercayaan masyarakat. Di sektor pertanian, layanan yang cepat, transparan, dan profesional akan langsung dirasakan manfaatnya oleh petani dan pelaku usaha,” ujar Menteri Pertanian. Ia menambahkan, reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pertanian terus diarahkan untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, Kementerian Pertanian dinilai mampu menjaga kualitas layanan secara konsisten di berbagai unit kerja, sekaligus menghadirkan inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan mendukung agenda prioritas nasional di bidang ketahanan pangan.

Sebagai informasi, Penilaian Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2025 melibatkan 25 unit lokus evaluasi. Fokus penilaian meliputi standar pelayanan, kompetensi sumber daya manusia, inovasi layanan, serta tingkat kepuasan masyarakat.

Dari hasil evaluasi tersebut, BBIB Singosari mencatat skor 4,86, salah satu yang tertinggi di lingkungan Kementerian Pertanian dan memberikan kontribusi signifikan terhadap nilai kementerian secara keseluruhan.

Dijelaskan Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nuryani Zainuddin, bahwa penguatan pelayanan publik di sektor peternakan merupakan bagian dari strategi pembangunan jangka panjang.

Menurutnya, layanan perbibitan dan pemuliaan ternak yang berkualitas, termasuk pengembangan teknologi inseminasi buatan, menjadi kunci peningkatan produktivitas dan daya saing peternak nasional.

Sementara itu, Kepala BBIB Singosari, Akbar, menyatakan bahwa capaian ini sebagai hasil kerja kolektif seluruh jajaran Kementerian Pertanian.

“Kami berkomitmen menjaga mutu pelayanan, memperkuat inovasi teknologi, serta memperluas jejaring kerja sama nasional dan internasional untuk mendukung pembangunan peternakan yang berdaya saing,” katanya.

Capaian nilai 4,75 kategori A ini memperkuat posisi Kementerian Pertanian sebagai salah satu instansi dengan kinerja pelayanan publik terbaik, sekaligus menjadi bukti keberlanjutan reformasi birokrasi di sektor pertanian.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER