MONITOR, Gaza – Sudah tiba di Jalur Gaza, dua relawan Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-12 langsung mengunjungi Klinik Giving Without Borders (GWB) di Gaza Selatan.
Klinik Giving Without Borders, yang sebelumnya bernama Al Aqsa B, beroperasi dengan dukungan penuh MER-C Indonesia serta Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.
Dua relawan tersebut, dr. Ni Nyoman Indirawati Kusuma, SpPD, KPMK., dan dr. Mohamad Reynaldi, berhasil memasuki Gaza pada Selasa (6/1/2026) dan direncanakan akan bertugas selama satu bulan.
dr. Indira, yang sebelumnya tergabung dalam EMT MER-C ke-7, mengaku bahagia dan terharu melihat berbagai perbaikan di Klinik GWB. Menurutnya, fasilitas dan kelengkapan klinik kini jauh lebih baik dibandingkan saat pertama kali ia bertugas di Gaza.
Klinik GWB sendiri baru saja direnovasi oleh MER-C pada November lalu menjelang musim dingin. dr. Indira mengungkapkan bahwa perubahan dan peningkatan fasilitas di Klinik tersebut berlangsung sangat cepat, bahkan kini telah dinobatkan sebagai klinik strata keempat, yakni strata tertinggi di Gaza.
Saat ini, Klinik GWB melayani hingga 2.000 pasien setiap harinya. Keberlangsungan operasional klinik ini tidak lepas dari bantuan serta doa masyarakat Indonesia, yang juga menjadi simbol persaudaraan dan solidaritas.
Kini masyarakat Gaza pun lebih mengenal fasilitas kesehatan ini dengan sebutan “Klinik Indonesia”.