Senin, 5 Januari, 2026

Wamenag Serahkan Bantuan Awal Rp150 Juta ke Asrama MAN 2 Yogyakarta

MONITOR, Yogyakarta – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i menyalurkan bantuan Rp150 juta untuk Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Yogyakarta. Bantuan ini diberikan untuk renovasi ruangan pascakebakaran yang terjadi di gedung asrama putri. 

Wamenag Romo Syafi’i meninjau langsung lokasi kejadian pada Sabtu (3/1/2026). Kehadiran Romo tidak hanya untuk melihat fisik bangunan, namun juga memberikan “suntikan” moral bagi para siswa dan guru yang terdampak.

Wamenag melihat kondisi dua kamar di Gedung Muslimah Boarding Ihyaul Ulum yang terbakar. Sumber api diketahui berasal dari korsleting listrik dan tak hanya meruntuhkan plafon satu kamar yang terdampak parah, tetapi juga menghanguskan seluruh isinya. Baju-baju santri, kasur, hingga 14 unit laptop yang menjadi perangkat vital pembelajaran, lenyap tak tersisa.

Wamenag menegaskan bahwa bantuan yang diberikan ini bukan yang terakhir. Menurutnya, akan ada skema bantuan lanjutan untuk memastikan asrama, laboratorium, dan perpustakaan terpadu di kompleks tersebut dapat kembali berfungsi optimal.

- Advertisement -

Di hadapan para guru dan santriwati yang sempat terpukul, Romo menyampaikan pesan penguatan. Ia mengingatkan bahwa MAN 2 Yogyakarta adalah madrasah dengan reputasi nasional yang gemilang, pencetak para hafidz, dan gudang prestasi akademik maupun non-akademik. Musibah ini, menurut Romo, tidak boleh meruntuhkan semangat juang tersebut.

“Allah tidak begitu saja menyaksikan diri kita beriman kecuali kita diuji dengan cobaan. Jangan berburuk sangka, yakinlah semua terjadi atas izin Allah dan pasti ada hikmah besar di baliknya,” tutur Romo menenangkan para santriwati.

Saat ini, pihak madrasah telah melakukan langkah mitigasi dengan merelokasi para santriwati ke tempat yang lebih aman. Hal ini dilakukan agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak terhenti total. Wamenag sendiri memberikan perhatian sangat serius terhadap keberlangsungan proses KBM, meminta agar trauma pasca kejadian tidak menghambat proses pendidikan.

Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk bangkit. Kehadiran negara melalui Kemenag diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi MAN 2 Yogyakarta untuk segera memulihkan diri, merenovasi puing-puing sisa kebakaran, dan kembali mencetak prestasi yang membanggakan bangsa.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER