NASIONAL

Kemenag Beri Bimtek untuk Penerima Bantuan Pesantren di Perbatasan

MONITOR, Jakarta – Direktorat Pesantren Kementerian Agama memberi Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk penerima bantuan rehabilitasi dan pembangunan sarana prasarana pesantren di wilayah perbatasan. Mereka diberi bimbingan dan penyuluhan untuk kelancaran proses penyaluran hingga pertanggungjawaban bantuan.

Bimtek berlangsung selama tiga hari, 11-13 Desember 2025, di Jakarta. Acara ini diikuti 20 peserta penerima bantuan pesantren di wilayah perbatasan. Hadir sebagai narasumber, tim Ditjen Pendidikan Islam dan Inspektorat Jenderal, serta narasumber lain sesuai kompetensi dan relevansi kegiatan.

Direktur Pesantren Basnang Said mengatakan, pesantren adalah lembaga yang tidak pernah berhenti menunjukkan kecintaannya kepada Indonesia. Di sejumlah titik perbatasan, telah dibangun gerbang-gerbang yang menjadi simbol kebanggaan negara. Pesantren merupakan ujung tombak untuk membawa Indonesia lebih berwibawa di mata dunia.

“Kami meyakini beberapa pesantren sudah menunjukkan karyanya walaupun jauh dari ibu kota provinsi. Maka dari itu, kita perlu memberikan perhatian penuh untuk pesantren-pesantren yang berada di wilayah perbatasan ini,” ungkap Basnang Said di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Hal senada disampaikan Kasubdit Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Suwardi. Dia menegaskan, program bantuan Kemenag dapat diakses pesantren di wilayah perbatasan negara. “Ini merupakan program baru di Direktorat Pesantren yang difokuskan untuk memberikan bantuan kepada pesantren yang berada di perbatasan negara. Harapan kami bantuan ini dapat meningkatkan akses dan layanan yang baik di masing-masing pesantren,” ujar Suwardi.

Kasubtim dalam Subdit Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat, Yuliani Marsum, menambahkan, pesantren harus mempunyai Unit Pengelola Kegiatan Keuangan dan Bantuan (UPK2B). “Selain itu, pemenuhan semua berkas administrasi menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi peserta dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan Bimtek berjalan lancar,” tegasnya

Selama tiga hari Bimtek, peserta mendapat bekal terkait pengelolaan bantuan pesantren di wilayah perbatasan negara. Selain teknis pengelolaan dan pelaporan keuangan Bantuan Pesantren di Wilayah Perbatasan Negara, mereka juga mendapat penjelasan tentang akuntabilitas penggunaan bantuan, serta coaching dan pemberkasan administrasi. Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) Bantuan Pesantren di Wilayah Perbatasan Negara Tahun 2025.

Recent Posts

1024 Atlet Domino Serbu Jakarta, JDT 2026 Gerakkan Ekonomi hingga Rp6 Miliar

MONITOR, Jakarta – Jakarta Domino Tournament (JDT) 2026 Series 2 tidak hanya menjadi panggung kompetisi…

10 jam yang lalu

Mengemas Pembelajaran Bermakna: Inovasi dan Kreativitas Guru Kabupaten Lebak dalam Pelatihan Pembelajaran Mendalam di BPMP Banten

Oleh:Wida Evilia, S.Pd.Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terus dilakukan melalui berbagai program penguatan kompetensi guru.…

1 hari yang lalu

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

2 hari yang lalu

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

2 hari yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

2 hari yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

2 hari yang lalu