EKONOMI

Potensi Kopi Robusta Sidomulyo Menggeliat, LPDB Perkuat Peran Koperasi Desa Merah Putih

MONITOR, Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) sebagai satuan kerja Kementerian Koperasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tumbuh dan berkembangnya koperasi desa di seluruh Indonesia. Kali ini, LPDB menyalurkan pembiayaan dana bergulir kepada Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Penyaluran dana bergulir ini menjadi angin segar bagi pengurus dan anggota KDKMP Sidomulyo untuk semakin optimis dalam mengembangkan usaha, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendorong kesejahteraan warga desa.

Sejak awal pembentukan, peresmian, hingga pengajuan proposal pembiayaan, LPDB hadir mendampingi KDKMP Sidomulyo. Hal ini sejalan dengan peran LPDB sebagai mitra strategis koperasi dalam menyediakan akses pembiayaan yang mudah, murah, dan berkelanjutan.

Potensi Kopi Robusta Jember Jadi Andalan KDKMP Sidomulyo

KDKMP Sidomulyo memiliki potensi besar di sektor perkebunan, khususnya kopi robusta. Setiap tahun, Desa Sidomulyo menghasilkan sekitar 5.000 ton kopi robusta dari petani lokal. Bahkan, hasil panen kopi tersebut sudah menembus pasar ekspor ke Brunei, Singapura, dan Dubai.

“Dana bergulir dari LPDB ini kami alokasikan untuk investasi pembangunan gudang kopi dan untuk modal kerja pembelian kopi. Dengan ini kami optimis bisa memaksimalkan potensi kopi Sidomulyo dan memberi manfaat lebih besar kepada masyarakat desa,” ungkap Muhammad Lutfi, Sekretaris KDKMP Sidomulyo.

Selain fokus pada sektor kopi, KDKMP Sidomulyo juga mengembangkan beragam unit usaha lain, mulai dari gerai sembako, logistik, klinik pratama, apotek, ketahanan pangan jagung, hingga cafe. Diversifikasi usaha ini diharapkan mampu memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa.

Pendampingan LPDB dari Awal Pembentukan

Muhammad Lutfi menjelaskan, sejak awal pembentukan KDKMP, LPDB bersama Kementerian Koperasi telah memberikan pendampingan intensif. Mulai dari observasi awal, pemenuhan persyaratan, hingga penyusunan proposal pembiayaan, seluruh proses selalu mendapat bimbingan dari tim LPDB.

“Sejak awal kami sudah dikenalkan dengan LPDB dan didampingi dalam setiap tahapan. Proses pengajuan hingga pencairan pembiayaan ini benar-benar sangat membantu kami. Kehadiran LPDB membuat kami lebih percaya diri untuk mengembangkan koperasi desa sebagai solusi ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Harapan bagi Masyarakat Desa

Lutfi menegaskan bahwa kehadiran KDKMP Sidomulyo bukan hanya untuk pengurus, tetapi untuk seluruh masyarakat desa. Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif menjadi anggota koperasi agar hasil usaha dapat kembali memberikan manfaat bagi warga desa.

“Seperti arahan Bapak Presiden Prabowo dan Menteri Koperasi, koperasi desa harus menjadi rumah ekonomi bagi masyarakat. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat Sidomulyo untuk bergabung dan berpartisipasi di KDKMP. Koperasi ini milik kita semua, dan manfaatnya akan kembali ke masyarakat desa,” tutup Lutfi.

Plt. Direktur Utama LPDB, Krisdianto, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah melalui LPDB dalam memperkuat koperasi desa berbasis potensi lokal.
“Sidomulyo memiliki potensi kopi robusta, bahkan sudah menembus pasar ekspor. Melalui pembiayaan ini, LPDB ingin memastikan potensi tersebut dapat dikelola koperasi desa secara lebih modern, profesional, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Krisdianto menambahkan, pihaknya percaya, bahwa koperasi desa seperti KDKMP Sidomulyo tidak hanya berperan sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai rumah ekonomi yang mampu menyejahterakan masyarakat. “Harapan kami, KDKMP Sidomulyo bisa menjadi contoh bagaimana koperasi desa dapat mengoptimalkan potensi lokal, sekaligus menguatkan ketahanan ekonomi di tingkat desa,” tegas Krisdianto.

Dengan adanya pendampingan berkelanjutan dari LPDB, KDKMP Sidomulyo optimis dapat menjadi model koperasi desa yang tidak hanya mengelola usaha dengan baik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat desa.

Recent Posts

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

3 jam yang lalu

Mahasiswa UID, Sutan Akhyar Rajabi Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026 Bidang Pendidikan

MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…

6 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

6 jam yang lalu

Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan…

11 jam yang lalu

Raih Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Perkuat Keterbukaan Informasi dan Komunikasi Publik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama terus memperkuat keterbukaan informasi, kedekatan dengan masyarakat melalui kanal digital,…

12 jam yang lalu

Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT Bank Sumut menandatangani…

12 jam yang lalu