BUMN

Jasa Marga Raih Penghargaan Top 50 Emiten Kapitalisasi Pasar Terbesar di Ajang The 16th IICD CG Award 2025

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali mencatat prestasi dengan meraih penghargaan Top 50 Emiten pada kategori Kapitalisasi Pasar Terbesar (Big Cap PLCs) dalam ajang The 16th IICD Corporate Governance Conference and Award 2025 yang digelar di Jakarta pada Senin (15/9). Penghargaan ini menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan praktik tata kelola perusahaan yang baik. Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Ari Wibowo hadir mewakili manajemen menerima penghargaan tersebut.

Dalam kesempatan yang berbeda, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan apresiasi kepada Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD) atas penghargaan yang diberikan. “Dengan adanya penghargaan ini akan menjadi pendorong bagi Jasa Marga untuk terus memperkuat tata kelola dan memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai ketentuan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan jalan tol bagi pengguna,” ujar Rivan.

The 16th IICD Corporate Governance Conference and Award mengangkat tema “Building Resilience through Good Governance: Thriving in Turbulent Times” dan memberikan penghargaan berdasarkan penilaian independen terhadap penerapan praktik tata kelola. Penilaian dilakukan terhadap 200 emiten berkapitalisasi besar dan menengah dengan mengacu pada standar regional ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), sehingga hasilnya mencerminkan pengukuran yang komprehensif dan berkelanjutan.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Presiden RI periode 2009–2014, Boediono, menekankan pentingnya sinergi antara sektor publik dan swasta untuk membangun tata kelola yang kuat. Menurutnya, perusahaan yang menerapkan praktik tata kelola dengan baik akan turut mendorong kemajuan dunia usaha dan meningkatkan daya tahan ekonomi nasional.

Ketua Umum IICD & IIPG, Rudiantara menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, melainkan momentum untuk memperkuat fondasi tata kelola perusahaan Indonesia serta mempercepat pencapaian standar ASEAN CG Scorecard. Kehadiran regulator, investor, dan praktisi di forum tersebut diharapkan memperkuat dialog dan kolaborasi bagi peningkatan kualitas governance di pasar modal.

Sebagai pengelola jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga menegaskan komitmen berkelanjutan dalam menjalankan praktik tata kelola yang baik sekaligus meningkatkan layanan kepada pengguna jalan. Upaya itu diwujudkan melalui penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol dan percepatan implementasi teknologi digital, termasuk pengembangan Intelligent Transport System (ITS) yang mengintegrasikan layanan operasional dan menjadi pusat informasi lalu lintas untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Recent Posts

Kemnaker Buka Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan pembukaan Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan…

2 jam yang lalu

Teken MoU, Kemenag dan Al-Azhar Buka Peluang Double Degree hingga Riset Bersama

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, memperkuat kemitraan…

4 jam yang lalu

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…

15 jam yang lalu

Multatuli Justice Law Firm Lebak Dorong Kesadaran Hukum dan Akses Pendampingan bagi Masyarakat

MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…

15 jam yang lalu

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

23 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

3 hari yang lalu