BERITA

DPD Gema Kosgoro Minta Polresta Bogor Usut Tuntas Kecurangan Pemilu

MONITOR, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Kosgoro Kota Bogor menggelar Aksi demonstran di depan Kantor Polresta Bogor pada hari Jum’at, 22 Agustus 2025.

DPD Gema Kosgoro menuntut agar polresta bogor mengusut tuntas atas dugaan kasus suap politik uang sebesar 7 miliar dan 4,5 miliar apabila pasangan calon tersebut dilantik menjadi walikota bogor priode 2024-2029.

“Ketua KPU Kota Bogor menjanjikan menang kepada salah satu pasangan calon walikota bogor” ucap Korlap aksi Alex Komara, Jum’at (22/08/2025).

Lanjut Alex Komara dalam situasi yang semakin memperlihatkan kemunduran demokrasi,
kami sebagai bagian dari mahasiswa yang peduli terhadap integritas pemilu dan tegaknya hukum di Indonesia, menyatakan sikap tegas dan mendesak pemerintah serta aparat penegak hukum untuk:

  1. Usut tuntas kecurangan pemilu yang dilakukan oleh KPU Kota Bogor karena sudah mencederaii Demokrasi
  2. Menangkap dan memproses hukum Ketua KPU Kota Bogor atas dugaan suap senilai 11,5 Miliar dan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip pemilu yang jujur dan adil.
  3. Copot Kapolresta Bogor dan lakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh jajaran yang terlibat dan membiarkan praktik kecurangan.
  4. Perlindungan terhadap Aktivis Demokrasi Pemerintah dan aparat penegak hukum harus menjamin perlindungan terhadap warga yang memberikan informasi atau bersuara kritis, Jangan sampai demokrasi justru dimatikan oleh ketakutan
  5. Berantas Praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di Kota Bogor.

Sementara itu, Ketua DPD Gema Kosgoro Kota Bogor Ajid Letno menegaskan bahwa tuntutan ini bukan sekadar persoalan personal, melainkan menyangkut kepentingan besar. Tegaknya demokrasi, keadilan, dan martabat bangsa.

“Kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Kota Bogor, Mahasiswa dan media massa untuk turut mengawal kasus ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan” seru Ajid Letno.

Recent Posts

Legislator Soal Remaja Diperkosa 27 Orang: Ini Extraordinary Crime yang Perlu Penanganan Luar Biasa

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan pemerkosaan…

2 jam yang lalu

Legislator Usul DPR Gunakan Hak Angket Atasi Ketegangan Polri Vs Kejaksaan Buntut Kasus Hukum Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman meminta DPR menggunakan hak…

2 jam yang lalu

Matamuda MI Sirojut Tholibin Rengaspendawa Wujudkan Generasi Bahagia, Cerdas, dan Religius

MONITOR, Brebes – MI Sirojut Tholibin Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, secara resmi membuka kegiatan…

9 jam yang lalu

Pakar Intelijen Apresiasi Silaturahmi Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung: Perkuat Sinergi dan Kepercayaan Publik

MONITOR, Jakarta – Analis Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro, mengapresiasi pertemuan dan silaturahmi…

11 jam yang lalu

Opera Batak Bangkit Kembali, ‘Tona Sian Huta’ Perkuat Pariwisata dan UMKM Danau Toba

MONITOR, Tapanuli Utara – Setelah puluhan tahun nyaris tenggelam dari panggung budaya, Opera Batak kembali…

22 jam yang lalu

Febrie Adriansyah Tersangka, IPW minta Jaksa Agung Mundur atau Diberhentikan Presiden

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana…

24 jam yang lalu