POLITIK

Puan Sebut Pembahasan RUU Pemilu Akan Ditindaklanjuti Komisi II DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR Puan Maharani menyatakan bahwa pembahasan Rancangan Undang-undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) akan ditindaklanjuti oleh Komisi III DPR RI.

“Kita akan tindaklanjuti di Komisi II nantinya, sesuai dengan mekanismenya,” kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025).

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu memastikan bahwa pembahasan RUU Pemilu sesuai dengan mekanisme yang ada. Namun, Puan menyatakan masih akan mendiskusikannya dengan pimpinan yang lain, apakah pembahasannya tetap di Komisi II DPR atau akan dialihkan ke Badan Legislasi (Baleg).

“Kita akan tindaklanjuti sesuai dengan mekanismenya apakah nanti itu antara Komisi II dan Baleg masih akan kami diskusikan di pimpinan,” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima angkat bicara terkait revisi UU Pemilu yang nantinya akan dibahas oleh DPR. Ia menyebutkan mekanisme kodifikasi lebih tepat dibandingkan dengan omnibus law atau pembahasan secara sendiri-sendiri.

“Saya kok cenderung kodifikasi ya, daripada omnibus law atau sendiri-sendiri ya,” kata Aria Bima, Senin (14/7).

Menurut Aria Bima, kodifikasi pembahasan yang dilakukan akan komprehensif dan saling terkait antara undang-undang yang satu dengan yang lain. Ia menyebut lembaga penyelenggara pemilu juga baiknya saling terikat dalam satu pembahasan undang-undang.

“Karena ini kan lebih cara pandangnya kan harus holistik ya menyeluruh, saling keterkaitannya ada gitu antara UU Partai Politiknya, UU Pemilunya, UU mungkin sampai pada kedudukan lembaga-lembaga seperti DPR-nya, UU KPU-nya, Bawaslu-nya semua harus terintegrasi dalam suatu alur yang sama satu persepsi dan satu perspektif,” terangnya.

“Satu persepsi tentang pemilu yang demokratis baik itu penyelenggaranya pelaksana dan pengawasnya partai politiknya sampai juga pemilihnya. Saya sepakat kalau UU nanti lebih kodifikasi,” tutupnya.

Recent Posts

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

1 menit yang lalu

Redam Energi Kemarahan Massa, Pemerintah Diminta Lebih Aktif Libatkan Tokoh Agama

MONITOR, Jakarta - Mantan Aktivis 98, Arif Mirdjaja mengimbau agar pemerintah lebih aktif lagi melibatkan…

2 jam yang lalu

Kemenag Tunda MHQ Internasional Penyandang Disabilitas Netra 2025

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) bersama…

2 jam yang lalu

Jalan Sehat Muhammadiyah Banten jadi Syiar Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah

MONITOR, Banten - Ribuan warga Muhammadiyah dan masyarakat umum memadati Alun-alun Barat Kota Serang, Ahad…

3 jam yang lalu

Ekspor Tembus ke Afrika, Kemenperin Beberkan Kinerja Gemilang Industri Mamin

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan industri makanan dan minuman (mamin) sebagai…

6 jam yang lalu

Puan Janji Bantu Pendidikan Adik Almarhum Affan dan Belikan Motor Ayah Korban

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan takziah ke rumah keluarga almarhum Affan…

8 jam yang lalu