HUMANIORA

Ribuan ASN Ikuti Bimtek Online Tata Naskah Dinas

MONITOR, Jakarta – Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama kembali menggelar program “Boost Your Skills: Open Class untuk Pengembangan Diri”. Untuk edisi kelima, tema yang diusung adalah Sosialisasi Aturan Tata Naskah Dinas bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kegiatan ini diselenggarakan secara daring dan diikuti melalui live streaming melalui YouTube dan Instagram Pusbangkom MKMB oleh 26.000 ASN. Selain itu, ada 40.895 peserta yang mendaftar untuk ikut webinar.

Program BOOST merupakan akronim dari Be Outstanding, Open-minded, Skillful, and Transformative. Program ini ndirancang sebagai wadah pembinaan dan penguatan kapasitas ASN yang siap menghadapi tantangan zaman, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai pelayanan publik dan integritas yang tinggi.

Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kementerian Agama, M. Sidik Sisdiyanto, mengatakan, tata naskah dinas adalah salah satu komponen kunci dalam komunikasi formal birokrasi. Surat dinas bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan representasi resmi dari pemikiran dan keputusan lembaga.

“Kita belajar menulis surat kedinasan sesuai format, menggunakan bahasa yang tepat, dan menyampaikan maksud secara lugas. Tata naskah dinas itu ibarat bagian resmi dari wajah institusi yang mencerminkan profesionalisme, kredibilitas, dan tata kelola yang baik,” ujar Sidik secara daring di Ciputat, Kamis (26/6/2024) .

Sidik menekankan bahwa keindahan bahasa dalam surat dinas bukan prioritas utama. Hal yang lebih penting adalah kejelasan, ketepatan, dan keteraturan. “Di balik setiap kop surat, nomor agenda, dan paragraf pembuka, tersimpan nilai-nilai profesionalisme dan komitmen terhadap pelayanan publik,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa naskah dinas tidak hanya soal format atau tanda tangan. Lebih dari itu, naskah dinas adalah suara institusi. “Ia menjadi bukti bahwa birokrasi kita berjalan dengan nilai dan aturan yang telah ditetapkan,” tegas Sidik.

Untuk para CPNS dan PPPK, kegiatan ini dinilai sangat strategis. Di tahap awal masa pengabdian, pemahaman terhadap tata kelola administrasi yang baik menjadi bekal penting ketika nantinya bertugas di unit kerja masing-masing.

“Sosialisasi ini bukan hanya soal tahu format surat atau penggunaan bahasa yang sesuai, tetapi tentang membangun identitas sebagai ASN yang rapi, sistematis, dan bertanggung jawab sejak awal. Hal-hal kecil seperti ejaan, struktur kalimat, dan penempatan kop surat akan membentuk budaya kerja yang tertib dan efisien,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sidik mengajak seluruh peserta untuk aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi, tidak hanya menjadi pendengar pasif. “Tanyakan, serap sebanyak-banyaknya. Karena kelak, bukan hanya apa yang kita tahu yang menentukan keberhasilan, tapi bagaimana kita menggunakan pengetahuan itu untuk melayani lebih baik,” tegasnya.

“Jangan malu untuk bertumbuh, ASN unggul dimulai dari keberanian untuk terus belajar dan memantaskan diri. Mari manfaatkan sesi ini sebaik-baiknya demi pelayanan publik yang bermartabat dan penuh integritas,” pungkasnya.

Narasumber Open Class kali ini adalah Arsiparis Ahli Madya yang juga Ketua Tim Perumusan kebijakan Tata Kelola Kearsipan Instansi Pusat ANRI Diantyo Nugroho dan Arsiparis Ahli Muda Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Heri Wiharso. Kegiatan dipandu oleh host Arsiparis Ahli Madya Pusbangkom MKMB Afiati. 

Recent Posts

Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah

MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…

3 jam yang lalu

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

12 jam yang lalu

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

15 jam yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

15 jam yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

16 jam yang lalu