NU DEPOK PEDULI
MONITOR, Depok – PCNU Kota Depok kembali mengirimkan bantuan untuk korban bencana banjir tahap II melalui program NU DEPOK PEDULI (17/01).
Pelepasan bantuan NU DEPOK PEDULI Tahap II untuk korban bencana banjir sukabumi dilepas oleh Ketua PCNU Kota Depok KH. Achmad Solechan di dampingi oleh Sekretaris PCNU H. Hakim Muzayyan, Ketua LPBI NU Kota Depok Robbani, Kasatkorcab Banser Ade Hukmawan, Ketua LWP NU Ahmad Fanani.
Menurut Ketua PCNU Achmad Solechan, atau yang akrab dipanggil Kyai Alech. NU Depok Peduli merupakan program PCNU Kota Depok untuk meringankan beban para korban yang terdampak bencana-bencana di berbagai daerah.
“Alhamdulillah PCNU Kota Depok mengirimkan bantuan tahap kedua kepada saudara-saudara kita di Sukabumi. Dalam situasi yang sulit bagi para korban, kepedulian sosial ini harus selalu kita syiarkan d imanapun dan kapanpun,” Kata Kyai Alech.
Sementara itu menurut Sekretaris PCNU Kota Depok Hakim Muzayyan, bantuan tahap II ini adalah bentuk kepedulian dan peran seluruh unsur NU di Kota Depok.
Bantuan ini dikoordinir oleh LPBI NU Depok dan Lazisnu. Berhasil menghimpun dana dari pengurus PCNU, MWC, Ranting, Banom NU ( Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU/IPPNU), Lembaga NU dan Warga NU Kota Depok.
“Kami mengikuti pesan dan doa para kyai, semoga bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan beban para korban dan diberikan kekuatan serta ketabahan selama tertimpa musibah, amin” kata Hakim.
MONITOR, Bogor - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division memohon…
MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei kembali menjadi momentum reflektif bagi…
MONITOR, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peningkatan perlindungan pekerja di peringatan Hari…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi…
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas…