BUMN

PT Jasamarga Transjawa Tol Serahkan 3.050 Meter Selang Pembuangan Pompa Air Kepada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi

MONITOR, Bekasi – Sebagai bentuk komitmen program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan serta membantu fasilitas pengairan pertanian, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyerahkan bantuan berupa 37 gulung selang atau sepanjang 3.050 meter dengan ukuran yakni 3 inch, 4 inch, dan 6 inch selang pembuangan pompa air untuk pengairan sawah pertanian di Wilayah Kabupaten Bekasi.

Acara serah terima yang didukung oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk berlangsung pada Kamis (12/11) di Ruang Kerja Bupati Kabupaten Bekasi, diterima oleh perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi.

Turut hadir dalam acara ini Plt. Kepala Badan Perencana dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agus Budiono, Kepala Dinas Pertanian H. Abdillah, Corporate Social Responsibility Development Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Andina Rahmasari, Senior Manager Representative Office 1 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Amri Sanusi, Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo, serta perwakilan warga penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Senior Manager Representative Office 1 PT JTT Amri Sanusi mengungkapkan maksud dilaksanakan kegiatan ini, “Program ini merupakan bagian dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan sebagai wujud kepedulian PT JTT terhadap lingkungan sekitar terutama wilayah terdekat jalan tol,” ungkap Amri.

Amri menambahkan, “Harapannya, bantuan selang tersebut dapat mengantisipasi kendala pengairan sawah di wilayah Kabupaten Bekasi yang pada akhirnya dapat membantu meningkatkan hasil panen bidang pertanian masyarakat Bekasi,” tutup Amri.

Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Agus Budiono mengapresiasi PT JTT, “Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Jasamarga Transjawa Tol atas bantuan selang pompa air pertanian ini. Selang ini sangat berarti bagi kami untuk mengatasi kebutuhan air di wilayah Kabupaten Bekasi khususnya bagi sektor pertanian. Melalui sarana dan prasarana yang memadai, kami dapat membantu warga memperbaiki perekonomiannya,“ tutur Agus.

Kegiatan ini memperkuat komitmen PT JTT dalam memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia, terutama dalam bidang lingkungan masyarakat.

Program TJSL bermanfaat di sektor ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.

Di sisi lain, Bapak Karmen selaku perwakilan warga penerima bantuan Desa Karangmunir Kabupaten Bekasi mengucapkan terima kasih sekaligus menyampaikan harapannya terhadap bantuan yang diberikan, ”Saya sangat berterima kasih kepada PT JTT dan Pemerintah atas perhatian serta kepedulian terhadap kami. Harapannya bantuan ini dapat bermanfaat untuk sistem irigasi perairan persawahan di desa kami,” ujarnya.

Recent Posts

Keselamatan Jemaah Harus Diutamakan di Tengah Eskalasi Konflik Saudi-Houthi

MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan penyelenggaraan perjalanan…

52 menit yang lalu

Ada Teleskop Computerized dan Theodolite di MTQ Nasional XXXI, Intip Keseruannya

MONITOR, Semarang — Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang tidak…

1 jam yang lalu

Hafal 30 Juz di Usia 10 Tahun, Peserta MTQ Nasional ke-31 Asal Sumbar Ini Bagikan Kuncinya

MONITOR, Semarang - Menghafal Al-Qur’an 30 juz membutuhkan ketekunan dan konsistensi. Bagi Muslim Dermiwa Riko…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Blokir Travel PT JGroup dan PT Annisa Ahmada Travelindo

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan…

2 jam yang lalu

Kementan Apresiasi GOPAN, Dorong Peternak Rakyat Jadi Bagian Kuat Ekosistem Perunggasan

MONITOR, Tanegrang — Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penguatan ekosistem perunggasan nasional dengan menempatkan peternak rakyat…

2 jam yang lalu

GODF 2026 Qingdau, Prof Rokhmin beberkan Potensi Akuakultur RI dan Tantangan Pembiayaan

MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…

11 jam yang lalu