BUMN

Jasamarga Jogja Solo Salurkan 2.000 Paket Sembako kepada Warga di Enam Desa Jalan Tol Jogja-Solo

MONITOR, Jateng – PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), pengelola Ruas Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo (Jogja-Solo), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar melalui penyaluran 2.000 paket sembako bagi warga di enam desa di sekitar koridor jalan tol. Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan ini telah berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 28 Oktober 2024 hingga 31 Oktober 2024 dengan tujuan untuk membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Enam desa yang menerima bantuan ini antara lain Desa Sidomulyo, Desa Brangkal, Desa Pepe, Desa Kringinan, Desa Sambon dan Desa Rejoso. Masing-masing desa mendapatkan paket sembako yang berisi bahan pangan utama seperti beras premium, minyak goreng, gula pasir, sarden, dan mi instan. Pada hari pertama, PT JMJ melakukan pembagian sembako sejumlah 200 paket di Desa Sidomulyo, 300 paket di Desa Brangkal dan 250 paket di Desa Pepe. Direktur Keuangan dan Umum PT JMJ, Yhanni Haryanto, hadir untuk menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa Sidomulyo, Hartono.

Direktur Keuangan dan Umum PT JMJ, Yhanni Haryanto, menyampaikan pentingnya program ini dalam mendukung masyarakat sekitar jalan tol.

“Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, program ini rutin kami laksanakan untuk membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Jalan Tol Jogja-Solo. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkesinambungan bagi warga,” ujarnya.

Kepala Desa Sidomulyo, Hartono, turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan PT JMJ kepada masyarakat di desanya.

“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi dan dukungan PT JMJ kepada warga kami. Bantuan ini benar-benar berarti bagi banyak keluarga di desa kami. Semoga program ini dapat terus berlanjut seiring dengan pertumbuhan PT JMJ,” ungkap Hartono.

Pada hari kedua (29/10), pembagian sembako berlanjut di Desa Pepe dan Desa Kringinan, masing-masing desa menerima 300 paket sembako, sementara pada hari ketiga (30/10) kegiatan ditutup dengan penyaluran 350 paket sembako di Desa Sambon dan 300 paket sembako di Desa Rejoso. Sebelumnya, Jasa Marga juga telah melakukan kegiatan TJSL modernisasi pertanian di Desa Kuwiran wilayah operasional Jalan Tol Jogja-Solo. Upaya ini dilakukan guna menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan dan memperluas dampak positif dari kehadiran perusahaan di wilayah tersebut.

Dengan kegiatan ini, PT Jasamarga Jogja Solo berharap dapat mempererat hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar, sekaligus berkontribusi bagi kesejahteraan warga di lingkungan sekitar. Perusahaan berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program serupa sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan sekitar ruas tol yang dikelola.

Recent Posts

Habiburrohman Sebut Mudik 2025 Paling Lancar dari Tahun 2000

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrohman, menyatakan bahwa arus mudik tahun ini…

40 menit yang lalu

Indonesia Naik ke Peringkat 123 FIFA, Erick Thohir: Bismillah 100 Besar Dunia

MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang bagi Timnas Indonesia. Dua pertandingan yang telah dilalui di…

11 jam yang lalu

JMM Apresiasi Gerak Cepat Menteri Imipas Realisasikan Penjara Khusus Koruptor

MONITOR - Analis Sosial Politik dan Komunikasi Kebijakan Publik Syukron Jamal mendukung dan mengapresiasi gerak…

15 jam yang lalu

Sikap DPR soal Penghapusan SKCK Berarti Buat Rakyat

MONITOR, Jakarta - Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak…

17 jam yang lalu

Pantauan Volume Lalu Lintas Transaksi Gerbang Tol di Ruas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat pada Libur Lebaran Idulfitri 2025

MONITOR, Jakarta - Pada hari Rabu, 02 April 2025 atau H+1 Idulfitri 1446H, Jasamarga Metropolitan…

17 jam yang lalu

Pastikan Pengendalian PMK Optimal saat Lebaran, Petugas Keswan Siaga 24 Jam 7 Hari

MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap optimal…

21 jam yang lalu