NASIONAL

Ajudan ‘Best of The Best’ Presiden Prabowo Subianto

MONITOR – Analis intelijen, pertahanan dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro menyatakan Penetapan empat ajudan oleh Presiden Prabowo dinilai tepat dan strategis. Selain merepresentasikan TNI dan Polri, sosok yang dipilih merupakan personel terbaik dari yang terbaik, best of the best.

Simon sapaan akrabnya mengapresiasi Presiden Prabowo yang mendahulukan aspek kapasitas dan kapabilitas dari sosok yang dipilih. “Tugas ajudan itu, selain melaksanakan protokoler presiden, seperti; mendampingi presiden pada saat acara kenegaraan dan acara resmi lainnya, juga menjamin pengamanan Presiden, khususnya dalam pengamanan fisik pasif, dan menjaga kerahasiaan dokumen-dokumen negara sesuai dengan klasifikasi. Ini tugas yang tidak main-main,” katanya kepada media, Jum’at (25/10/2024).

Lima tahun ke depan, ujar Simon lingkungan strategis kita sangat tidak menentu. Kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengilhami berbagai persenjataan baru yang dapat menargetkan objek spesifik, termasuk presiden. Demikian halnya, pengaruh peperangan yang terjadi antara Ukraina-Rusa, Israel-Palestina, China-US serta dinamika negara-negara Adidaya di Asia Pasifik semakin memberikan tekanan kepada Indonesia.

“Ini membutuhkan respon cepat terhadap berbagai bentuk ancaman terhadap Presiden, saya kira keempat ajudan tersebut mampu untuk mengantisipasinya,” kata Simon. Satu per satu,

Simon mengapresiasi keempat sosok ajudan tersebut. Kolonel Pnb Dr Anton Pallaguna memiliki pendidikan dan pengalaman penerbangan militer yang tidak sedikit. Berhasil mencegat dan memaksa mendarat pesawat asing yang melanggar wilayah udara nasional. Kolonel Anton tercatat melakukan penyelamatan terhadap alutsista pada 2014 silam.

“Saya kira pengalaman dan nasionalisme Kolonel Anton tak diragukan lagi. Pengalaman terhadap pola serangan di udara sangat bermanfaat ketika mendampingi presiden dalam berbagai kunjungan menggunakan pesawat udara,” kata Simon.

Selain sebagai pilot pesawat tempur yang sudah teruji dengan catatan ribuan jam terbang, menurut Simon, Kolonel Anton juga akademisi yang hasil penelitiannya sangat visioner.

“Terlebih rekam penerbangan yang berhasil dibukukan oleh Kolonel Anton sebanyak 2624.35 jam terbang untuk tipe rating pesawat AS 202 Bravo dan T 34 Charlie, dan temuan penelitiannya yang menguraikan strategi untuk skenario konflik di tahun 2030, semakin tepat presiden Prabowo memilih Kolonel Anton,” lanjutnya.

Lalu ada Kolonel Wahyo Yuniartoto. Pengalamannya cukup mumpuni sebagai Dangrup 2 Kopassus TNI AD untuk menangani berbagai bentuk ancaman terhadap presiden. “Teknik peperangan head-to-head sangat dikuasai sehingga dapat diandalkan untuk mengawal Presiden dalam antisipasi ancaman langsung,” kata Simon.

Sementara itu Letkol (P) Romi Habe Putra, representasi dari TNI AL berpengalaman dalam menanggulangi illegal fishing dan berbagai ancaman di laut NKRI. “Laut kita sangat terbuka, Letkol Romi kenal betul dengan pola ancaman di lautan. Presiden memiliki perhatian terhadap sektor laut di masa mendatang, sehingga pengawalan Presiden ketika ada kegiatan di lautan porsinya juga ditingkatkan,” kata Simon.

Terakhir, Kombes Dr Ahrie Sonta mewakili Kepolisian Republik Indonesia. Kombes Ahrie memiliki pengalaman pendidikan berbagai negara. “Pengalaman menangani berbagai tindak kejahatan menuntun Dr. Ahrie mengenal jaringan kejahatan nasional dan internasional sehingga antisipasi pengamanan Presiden dapat dilakukan secara lebih cepat,” kata Simon.

“Terlebih juga Kombes Dr Ahrie adalah sosok akademisi yang temuannya merupakan topik penting bagi Polri.” Pungkas Simon.

Recent Posts

Prajurit TNI Temukan Dua Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

MONITOR, Jakarta - Prajurit TNI dari Kodam XIV/Hasanuddin yang tergabung dalam Tim SAR gabungan berhasil…

26 menit yang lalu

Kemenhaj dan Kejati Aceh Kawal Pembangunan Gedung Asrama Haji Embarkasi

MONITOR, Jakarta - Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) diwakili oleh Inspektur Wilayah I,…

2 jam yang lalu

Bicara Ekoteologi di Mesir, Menag Jelaskan Peran Agama dan Kemanusiaan di Era AI

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran…

4 jam yang lalu

Kedaulatan Pangan 2026, Prof Rokhmin: Tanpa Teknologi Tepat Guna, Sulit Jadi Negara Maju

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa transformasi teknologi…

4 jam yang lalu

LHKPN Kemenag Capai 100 Persen, Irjen Ingatkan Integritas Tetap Utama

MONITOR, Jakarta - Tingkat kepatuhan pejabata Kementerian Agama untuk menyampaikan  Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara…

5 jam yang lalu

Wamenhaj: Petugas Haji 2026 Dilatih Semi-Militer Demi Disiplin dan Satu Komando

MONITOR, Jakarta - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2026 dibekali pendidikan dan…

6 jam yang lalu