BERITA

MTQ Nasional ke-30 Berjalan Mulus, Bidang Transportasi Apresiasi Kerja Keras Para Driver

MONITOR, Samarinda – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-30 di Samarinda, Kalimantan Timur, berjalan dengan lancar, terutama dalam hal transportasi. H. Zaini Anton Riyadi, Koordinator Bidang Transportasi MTQ Nasional ke-30, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras para driver yang telah berperan penting dalam mendukung kelancaran acara.

Menurut Anton, para driver yang terlibat telah menunjukkan kesigapan dan profesionalisme selama acara berlangsung. “Peran para driver sangat vital dalam memastikan mobilitas para dewan hakim, tamu undangan, panitera, dan panitia berjalan dengan baik. Kami sangat berterima kasih atas dedikasi mereka,” ujarnya, Senin (16/09).

Sejumlah armada transportasi disiapkan untuk mengakomodasi ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk tamu dari negara tetangga sahabat. Dengan jadwal yang padat dan berbagai lokasi kegiatan, para driver berhasil memastikan setiap perjalanan terlaksana tepat waktu, tanpa hambatan berarti.

“Kami sangat mengapresiasi bagaimana teman-teman driver mampu bekerja di tengah padatnya jadwal MTQ kali ini, namun mereka tetap menjaga ketepatan waktu dan keselamatan penumpang. Ini adalah bukti nyata dari komitmen mereka dalam mendukung suksesnya MTQ Nasional ke-30,” tambah pria yang juga Analisis Kebijakan di Subdit Kemitraan Umat Islam, Direktorat Penerangan Agama Islam, Kementerian Agama.

Kalimantan Timur, sebagai tuan rumah, juga mendapat pujian atas kesiapan infrastrukturnya, termasuk dalam hal penyediaan transportasi. Dukungan penuh dari para driver lokal membantu memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan mulus dan lancar.

Dengan adanya apresiasi ini, Anton berharap kolaborasi yang baik antara bidang transportasi dan para driver dapat menjadi contoh untuk acara-acara besar selanjutnya.

Sementara itu, Rijal Ahmad Rangkuty, Sekretaris Panitia Pelaksana MTQ Nasional ke-30, turut memberikan pandangannya mengenai peran penting transportasi dalam suksesnya perhelatan ini. Menurutnya, kelancaran mobilitas selama acara merupakan salah satu kunci utama yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa kendala.

“Kehadiran dan kesiapan para driver sangat berperan dalam menjaga kelangsungan acara. Mereka tidak hanya bertugas mengantarkan para peserta, tetapi juga berperan sebagai ujung tombak dalam memberikan kesan baik kepada tamu dan peserta dari berbagai daerah,” ujar Rijal.

“Tanpa semangat dan kesigapan para driver, mungkin akan ada banyak keterlambatan dan ketidaknyamanan yang dirasakan para peserta dan tamu. Kerja keras dan koordinasi yang baik dari para driver layak diapresiasi. Ini adalah wujud nyata kolaborasi yang berhasil antara panitia lokal, driver, dan pihak terkait lainnya, demi kesuksesan MTQ Nasional ke-30 ini,” tutupnya.

Recent Posts

Jelang Ramadan, Kemenag Luncurkan Program “The Most KUA”

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama hadirkan program “The Most KUA”. …

8 jam yang lalu

Menhaj Instruksikan Petugas Haji Laporkan Pungli Langsung ke Menteri

MONITOR, Jakarta -  Integritas petugas menjadi fondasi utama dalam pelayanan terhadap jemaah haji. Hal ini…

11 jam yang lalu

Gandeng Hungaria, Kemenperin Perkuat Vokasi Berstandar Global

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat daya saing industri nasional yang menjadi prioritas…

12 jam yang lalu

Legalitas Ormas Islam, Kemenag Perketat Verifikasi

MONITOR, Jakarta - Ormas keagamaan Islam memiliki peran strategis dalam pembinaan kehidupan beragama, penguatan moderasi…

14 jam yang lalu

Isra Mi’raj Pesantren Al-Ma’mun: Meneguhkan Sholat sebagai Poros Spiritualitas

MONITOR, Depok - Pondok Pesantren Vocational Al-Ma’mun menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan…

19 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Transformasi Digital Fondasi Utama Penentu Masa Depan Indonesia

MONITOR, Jakarta - Di tengah percepatan perubahan teknologi, meningkatnya ketegangan geopolitik, dan tantangan perubahan iklim…

19 jam yang lalu