MEGAPOLITAN

Dukung Program Jaga Salira, Benyamin: Komitmen ASN Tangsel Lindungi Kelompok Kerja Rentan

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mendukung program Jaga Salira (Jaminan Ketenagakerjaan Pekerja Sekitar dan Keluarga) dari BPJS ketenagakerjaan sebagai komitmen dan kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Tangsel dalam melindungi kelompok pekerja rentan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Benyamin Davnie usai memperkenalkan program Jaga Salira yang digelar di Swiss-Belhotel, Serpong, pada Rabu (07/08/2024).

“Jaga Salira ini intinya adalah perlindungan bagi keluarga dan sekitarnya. Di keluarga-keluarga itu kan ada orang-orang yang membantu mendapatkan upah dan membantu keluarga-keluarga, dan itu yang kita lindungi,” ucap Benyamin.

Nantinya, kontribusi perlindungan dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tangsel kepada masyarakat pekerja minimal 1 orang, dengan besaran iuran sejumlah Rp16.800 per orang tiap bulannya.

Tentunya, dari Jaga Salira ini dapat menggerakan kepedulian dan gotong royong, mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) dan meringankan beban APBD.

Diterangkan Benyamin, konsep program Jaga Salira sudah dilakukan Pemkot Tangsel untuk penggali kubur, marbot Masjid dan lainnya yang memang butuh perlindungan ketenagakerjaan.

“Ya itu kita sudah lakukan ke penggali kubur, marbot Masjid, ketua RT/RW, pegawai honorer, yang belum itu atlet olahraga, kemudian sektretaris dan bendahara RT dan RW, ini juga harus diperhatikan. Insyaallah tahun depan kita siapkan APBDnya,” terangnya.

Secara data, pekerja rentan yang telah dicover sebanyak puluhan ribu oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

“Paling tidak yang dicover itu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian. Jadi gak usah pusing nanti dicover sama APBD,” tandasnya.

Sementara itu, apresiasi disampaikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Selatan, Rina Umar, atas kepedulian Pemkot Tangsel di bawah kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan yang mendukung perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja.

Lebih lanjut, launching Jaga Salira ini menjadi bukti kolaborasi dan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan cabang Tangerang Selatan dan Pemkot Tangsel dalam upaya meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Sesuai dengan amanah Undang-undang nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan Instruksi Presiden No.2 tahun 2021 tentang optimalisasi pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.

Dukungan yang luar biasa dari Pemkot Tangsel telah dibuktikan, sebanyak 82.577 tenaga kerja yang terdiri dari Non-ASN, perangkat RT/RW, penyelenggara pemilu 2024, kader kesehatan, amil zakat, marbot, guru ngaji, majelis taklim, relawan pemadam kebakaran, hingga pekerja rentan miskin telah terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tangsel.

Kedepan, inovasi telah hadir yakni program Jaga Salira, merupakan wujud nyata kepedulian pekerja terhadap tenaga kerja lainnya yang berada di sekitar tempat tinggal dan lingkungan tempat kerja Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

“Ada 7.600 Aparatur Sipil Negara dan P3K di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang berkontribusi dalam program Jaga Salira yang akan menjadi contoh masyarakat umum, betapa pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” tutupnya.

Recent Posts

Pengasuh Pesantren se-Kabupaten Brebes Deklarasikan Komitmen Anti Kekerasan Seksual

MONITOR, Brebes - Ratusan pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendeklarasikan komitmen bersama mewujudkan…

21 menit yang lalu

Kebuntuan Arah Pembangunan Indonesia di Tengah Distorsi Program Populis dan Keterpurukan Moneter

Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…

11 jam yang lalu

Benarkah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Baru? Ahli Epidemiologi UIN Jakarta Beri Penjelasan dan Imbauan Penting

MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…

12 jam yang lalu

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

14 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

15 jam yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

15 jam yang lalu