Selasa, 16 Juli, 2024

Tidak Hanya Berprestasi Akademik, Madrasah Peduli Kepada Masyarakat Sekitar

MONITOR, Jakarta – Lembaga pendidikan berciri Islam, Madrasah, belakangan semakin bersinar dan berprestasi nyata, baik di bidang akademik maupun non akademik. Prestasi di bidang akademik banyak ditorehkan siswa-siswi madrasah di semua level (MI, MTs, dan MA). Hal itu ditandai dengan banyaknya penghargaan dan perolehan medali pada event Olimpiade Sains, Matematika, bahasa, keagamaan dan lain-lain, baik level lokal, nasional maupun internasional.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar, dalam kunjungan kerjanya di MIN 1, MTsN 1, dan MAN 2 Kota Malang, mengapresiasi capaian ketiga madrasah tersebut. Menurutnya, madrasah sekarang semakin bersinar.

“Ini di luar perkiraan banyak orang. Dulu madrasah dipandang sebelah mata, kini meneguhkan diri sebagai lembaga pendidikan Islam yang maju, berprestasi, dan membanggakan. Bahkan negara tetangga kita Filipina, tepatnya bangsa Moro sedang belajar tentang keberhasilan madrasah,” puji Thobib di Kota Malang, Selasa (25/6/2024).

Satu aspek yang diapresiasi oleh Thobib adalah peran madrasah bukan hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi membina madrasah swasta yang berada di sekitarnya, termasuk sering menyalurkan bansos kepada kalangan tidak mampu. Menurut Kepala MTsN 1, Erni Qomaria Rida, bahwa pihaknya memiliki program khusus untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah swasta yang di sekitarnya.

- Advertisement -

“Saya kebetulan sebagai Ketua KKM (Kelompok Kerja Madrasah) yang anggotanya ada 18 madrasah. Kami manfaatkan itu untuk meningkatkan kompetensi para guru madrasah swasta. Kami undang mereka ke madrasah kami, kami fasilitasi, dan kami bina tentang tata kelola, pengetahuan pedagogik, substantif, dan lainnya. Anak-anak juga sering menyalurkan bansos dari swadaya mereka sendiri,” urainya.

Lebih lanjut Erni mengatakan bahwa pihaknya juga membantu secara fisik buat madrasah swasta, seperti pembangunan ruang belajar.

“Kami juga membantu mereka dalam bentuk finansial yang dikumpulkan secara suka rela oleh para orang tua murid yang peduli terhadap pendidikan madrasah. Masyarakat sekitar juga sangat senang atas peran kami yang peduli terhadap nasib madrasah swasta dan masyarakat sekitar. Bahkan calon siswa yang tidak tertampung di sini, mereka kita arahkan masuk di madrasah swasta terdekat,” tegasnya.

Hal sama juga disampaikan oleh Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin. Pihaknya memiliki program “Safari Dakwah”, yaitu program peduli sesama yang dikemas dalam format dakwah nyata berupa penyaluran bantuan sosial.

“MAN 2 Kota Malang juga punya program serupa seperti MTsN 1 yang nota bene tetangga dekat kami. Kami ada program Safari Dakwah sebagai bentuk pembinaan siswa, baik dalam bentuk dakwah lisan maupun penyaluran bantuan sosial yang sangat dibutuhkan masyarakat”, katanya.

Ditanya soal prestasi akademik MAN 2, pria berkaca mata ini menegaskan bahwa begitu banyak prestasi yang ditorehkan anak-anak didiknya di semua level, baik wilayah, nasional, maupun internasional.

“MAN 2 Kota Malang banyak sekali prestasi yang diraih. Perolehan medali dari sekian kompetisi dapat dilihat dietalase kami pak”, ujarnya sambil terkekeh.

Tidak mau kalah, MIN 1 Kota Malang juga sangat berprestasi. Dalam setahun ratusan capaian medali tingkat internasional diperoleh.

“Kami telah mencapai ratusan medali dari berbagai kompetisi tingkat internasional. Kalau dihitung semua level, setahun bisa mencapai ribuan”, ucap Kepala MIN 1 Malang dengan bangga.

Sementara itu, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Jatim, Sugiyo Ahmad, menyampaikan bahwa madrasah di Jatim semakin maju dan bagus. Prestasi banyak ditorehkan madrasah di bawah binaannya, khususnya yang negeri.

“Banyak madrasah, khususnya yang negeri, belakangan ini semakin berprestasi, tidak kalah dari sekolah. Setidaknya ada beberapa indikator keberhasilan madrasah yang paling mudah. Jumlah peminat yang ingin masuk di madrasah terus meningkat. Selian itu, jumlah prestasi di luar sekolah melalui keikutsertaan kompetisi. Dan meningkatnya penerimaan publik sekitar terhadap madrasah. Itu indikator yang paling mudah,” tutupnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER