Kamis, 18 Juli, 2024

Blue Economy dan Strategi Pengembangan Pariwisata Bahari Cirebon dan Indramayu

MONITOR, Cirebon – Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-IPB University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS menekankan pentingnya potensi dan tingkat pemanfaatan blue economy Kabupaten dan Kota Cirebon. Menurutnya, pengembangan model ekonomi biru (blue economy) dapat menjadi salah satu strategi utama dalam peningkatan ekonomi di Indonesia.

“Konsep blue economy merupakan pemanfaatan sumber daya laut berkelanjutan bagi laju pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga kesehatan ekosistem laut,” ujar Prof. Rokhmin Dahuri saat menjandi pembicara utama pada acara Bussiness Forum, Badan Wakaf Kasepuhan, Hotel Grage, Cirebon, Ahad, 23 Juni 2024.

Dalam paparannya yang mengangkat tema “Optimalisasi Pendayagunaan Potensi Blue Economy Untuk Kemajuan Dan Kesejahteraan Masyarakat Cirebon”, Prof Rokhmin pentingnya pengembangan wisata bahari, terutama di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu.

“Sebagai daerah yang memiliki potensi kelautan dan perikanan luar biasa, ketiga daerah tersebut seharusnya memiliki wisata bahari yang bisa menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujarnya.

- Advertisement -

Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Gotong Royong tersebut menuturkan pariwisata pesisir dan laut menyumbang sekitar 50% dari seluruh pariwisata global, setara dengan US$4,6 triliun (5,2% PDB). Mengutip OECD 2016, Pariwisata pesisir dan laut diperkirakan menyumbang 26 persen dari nilai yang dihasilkan oleh industri berbasis kelautan pada tahun 2030.

Dalam pengembangan sektor pariwisata, lanjut ketua umum Dulur Cirebonan ini, masyarakat harus diajak dan dilibatkan secara aktif. “Tumbuhkan kesadaran ke masyarakat akan pentingnya membangun sektor pariwisata, termasuk wisata bahari. Kita harus jadi tuan rumah yang baik, ramah dan melayani secara prima. Dengan begitu, wisatawan akan terus berdatangan dan betah,” ujar Prof. Rokhmin Dahuri.

Adapun potensi destinasi pariwisata bahari Kabupaten dan Kota Cirebon, antara lain: Losari Kulon – Playangan, Gebang Mekar (sudah berjalan cukup baik), Sekitar Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Sekitar Taman Ade Irma Suryani Nasution, Gunung Jati – Kapetakan, dan lainnya.

Berikut beberapa potensi Pariwisata Bahari Cirebon dan Indramayu beserta strategi pengembangannya yang dipaparkan Prof Rokhmin Dahuri yang juga merupakan Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) itu.

Objek Wisata Kuya Asih

Objek wisata Kuya Asih terletak di desa belawa, Lemahabang, Kab. Cirebon. Di tempat ini, terdapat kolam khusus pemeliharaan, ruang penetasan telur, dan kolam pemeliharaan tukik.

Objek wisata Kuya Asih ini berfokus pada konservasi kura-kura Belawa (Amdya cartilaginea). Namun, diupayakan juga pengembangan wisata edukasi.

Obyek wisata observasi dan edukasi Cikuya sebenarnya salah satu obyek wisata langka dan hanya ada di Kab. Cirebon, akan tetapi keberadaannya tak mampu berkembang pesat.

Wisata Bahari Kejawanan (WBK)

Objek wisata ini terletak di Jl. Pelabuhan Perikanan, Pegambiran, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Pantai Kejawanan di Cirebon, Jawa Barat, terletak di Jl. Yos Sudarso, dekat Pelabuhan Cirebon dan Ade Irma Traffic Garden.

Pantai ini menawarkan pemandangan matahari terbit yang indah, serta wisata keliling dengan perahu motor dan perahu karet untuk anak-anak. Pengunjung kadang bisa melihat kapal nelayan bongkar muat ikan.

Pantai yang andau dan dangkal ini cocok untuk anak-anak bermain air hingga ke tengah.

Kuliner seafood segar dengan pemandangan laut menjadikan Pantai Kejawanan tempat ideal untuk makan siang bersama keluarga, menikmati hasil tangkapan nelayan setempat.

Fasilitas : Toilet Umum, Mushola, Restoran, Warung Makan, Wahana Air, Wahana Bermain Anak

Pantai Baro

Terletak di Gebang Mekar, Kec. Gebang, Kabupaten Cirebon

Pantai Baro Gebang di Cirebon menawarkan pesona pantai alami dengan berbagai daya tarik menarik. Dermaga yang menjorok ke laut, keindahan pantai dengan pasir yang lembut.

Pengunjung juga dapat menjelajahi kawasan desa nelayan, mencicipi kuliner khas Cirebon, dan melakukan berbagai aktivitas seru seperti memancing, bermain air, dan berburu foto.

Meskipun tergolong pantai baru dan belum dikelola secara maksimal, Pantai Baro Gebang memiliki pesona yang tak kalah indah dibandingkan pantai-pantai lain di Cirebon.

Tiket masuk gratis dan fasilitas yang cukup memadai menjadikannya pilihan menarik untuk berlibur bersama keluarga, teman, atau pasangan.

Fasilitas : Kamar Mandi dan Toilet Umum, Tempat Ibadah, Parkiran Luas, Pasar dan Tempat Oleh-Oleh.

Pantai Baro

Lokasi widata ini terletak di Gebang Mekar, Kec. Gebang, Kabupaten Cirebon.

Pantai Baro Gebang di Cirebon menawarkan pesona pantai alami dengan berbagai daya tarik menarik. Dermaga yang menjorok ke laut, keindahan pantai dengan pasir yang lembut.

Pengunjung juga dapat menjelajahi kawasan desa nelayan, mencicipi kuliner khas Cirebon, dan melakukan berbagai aktivitas seru seperti memancing, bermain air, dan berburu foto.

Meskipun tergolong pantai baru dan belum dikelola secara maksimal, Pantai Baro Gebang memiliki pesona yang tak kalah indah dibandingkan pantai-pantai lain di Cirebon.

Tiket masuk gratis dan fasilitas yang cukup memadai menjadikannya pilihan menarik untuk berlibur bersama keluarga, teman, atau pasangan.

Fasilitas : Kamar Mandi dan Toilet Umum, Tempat Ibadah, Parkiran Luas, Pasar dan Tempat Oleh-Oleh.

Taman Muara Mundu

Lokasi berada di Muara Sungai Kenari, Blok Karang Glindingan II, Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu.

Destinasi wisata baru yang merupakan sebuah taman yang berada di muara sungai.

Pengunjung bisa duduk santai di taman sambil menikmati pemandangan laut lepas dan hutan mangrove.

Taman muara mundu ini, secara bertahap sedang dalam proses pengerjaan, mulai dari perbaikan infrastruktur, penataan taman dan pengembangan lainnya.

Taman Muara mundu menjadi tuan rumah Festival Layang-layang Internasional 2023 yang diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah dan negara kawasan Asia seperti Lebanon, Malaysia serta Singapura.

Untuk dapat menikmati atau bermain di Taman Mundu, pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp5.000 dan biaya parkir kendaraan.

Pantai Tirta Ayu Indramayu

Tempat wisata ini berada di Jl. Tirta ayu, Balongan, Kec. Balongan, Kabupaten Indramayu

Daya tarik utama Pantai Tirta Ayu adalah dekorasi khas Bali yang menghiasi setiap sudutnya. Gerbang masuk berbentuk pura, gazebo-gazebo tradisional, dan patung-patung dewa-dewa Hindu menghadirkan atmosfer Bali yang kental.

Di pantai Tirta Ayu, pengunjung bisa bermain dengan ombak dan pasir. Hembusan ngina pantai yang segar, mampu mengusir segala kepenatan. Adapula arena bermain anak-anak.

Jika lelah dan merasa lapar, deretan warung menyajikan berbagai kuliner yang enak dan mengenyangkan. Pengunjung pun bisa makan sambil beristirahat di saung-saung yang telah disediakan.

Fasilitas : Kamar Mandi dan Toilet Umum, Tempat Ibadah, Parkiran Luas,

Pantai Rembat

Lokasi berada di Pantai Rembat di Desa Juntinyuat, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu

Pantai Rembat memiliki pasir berwarna kecoklatan dan air yang tidak biru cerah. Pengelola pantai telah menciptakan banyak spot foto menarik dan instagrammable.

Pantai Rembat juga merupakan ekowisata dengan banyak tanaman mangrove yang ditanam di pesisirnya. Selain sebagai sarana edukasi, tanaman mangrove membantu mencegah abrasi pantai. Masyarakat dapat berpartisipasi dalam menanam dan menjaga mangrove ini.

Bagi pengunjung yang suka memancing, area di sekitar Ekowisata Mangrove adalah tempat yang cocok. Jembatan kayu dan bebatuan di pinggir pantai dapat digunakan sebagai area memancing.

Anak-anak dapat bermain dan berenang di tepi pantai. Perhatikan garis pembatas dari bibir pantai dan ikuti peringatan yang terpasang. Di bawah jembatan, terdapat perahu balon berbentuk binatang seperti bebek dan ikan hiu.

Fasilitas : Kamar Mandi dan Toilet Umum, Tempat Ibadah, Parkiran Luas, dan warung

Potensi Pariwisata Pulau Biawak Indramayu

Anggota Dewan Penasihat Ilmiah Internasional Pusat Pengembangan Pesisir dan Laut, Universitas Bremen, Jerman tersebut menjelaskan, Pulau biawak yang bernama asli Pulau Rakit memiliki sejarah yang cukup panjang. Salah satunya bukti sejarah yang masih berdiri kokoh adalah menara mercusuar yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1872.

Selain itu, pulau ini menjadi saksi bisu sejarah peradaban Islam di masa Sunan Gunung Jati. Sebab, di pulau ini terdapat makam Syekh Syarif Khasan dan santrinya.

Wisata Pulau Biawak kaya dengan flora (mangrove, terumbu karang) dan fauna (biawak, ikan, burung).

Desa Ambulu, Kec. Losari, Kab. Cirebon, memiliki potensi yang sangat banyak. Tak hanya wisata mangrove, namun kuliner hasil laut seperti bandeng, udang dan kerang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.

Pantai Tambak Raya (Pataya) menjadi destinasi pariwisata baru di kab. Indramayu. Sebelum dikelola, pantai ini dipenuhi sampah.

Warga setempat membentuk Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar). Secara bertahap, pantai ini dikelola dengan berbagai sarana dan prasarana.

Termasuk menyediakan berbagai wahana penunjang wisata (jetski, banana boat, perahu wisata, dll).

Pantai Cemara Indah

Berada di Jalan Raya Kesambi, Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu

Objek wisata ini dihiasi pohon cemara laut yang berjajar indah di sepanjang pantainya.

Pagi hari, pengunjung bisa menyaksikan indahnya matahari terbit dan sore hari pengunjung bisa merasakan udara yang sejuk dengan desiran ombak yang membuat nyaman.

Pengunjung juga bisa menikmati keseruan fun camp bersama orang terdekat atau keluarga di sekitar antara rindangnya pohon cemara.

Untuk kebutuhan camping ground, pengelola membandrol sekitar Rp 25 ribu. Bahkan pengelolaan melayani jasa sewa perlengkapan camping dari Rp 100 ribu hingga Rp170 ribu.

Fasilitas : area parkir yang luas, tempat hiburan karaoke, tempat bilas (MCK), Musala, warung kopi, saung, kuliner seafood dan penyewaan peralatan camping.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER