Minggu, 16 Juni, 2024

Muhaimin Iskandar: Mahasiswa Harus Ikut Berkiprah Warnai Kehidupan Bernegara

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Gus Imin menghadiri bedah buku miliknya berjudul Mandatory Kesejahteraan, Konstitusi dan Mandat Negara. Acara ini digelar di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Semarang, Jawa Tengah, Kamis (6/6/2024).

Dalam keterangan yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Gus Imin mengingatkan seluruh mahasiswa Unwahas akan tanggung jawab besar yang mereka pikul. Menurutnya, mahasiswa bukan hanya punya peran memajukan diri sendiri, namun juga harus berkiprah mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Di dalam diri kita ada tanggung jawab terhadap diri kita sendiri maupun sebagai khalifah di muka bumi. Ada juga tanggung jawab bagi kita untuk berkiprah dalam mewarnai kehidupan umat, masyarakat bangsa dan negara,” katanya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyatakan, buku Mandatory Kesejahteraan merupakan trilogi buku Kesejahteraan Rakyat yang ia tulis berdasarkan pengalaman, perenungan, juga kajian mendalam.

- Advertisement -

“Buku ini merupakan trilogi dari buku Kesejahteraan Rakyat yang menjadi bagian dari perenungan sekaligus pengalaman selama saya memimpin DPR RI di bidang Kesra hasil dialog dan pertemuan saya dengan banyak kalangan,” ungkap Gus Imin.

Lebih lanjut, legislator asal Dapil Jawa Timur VIII ini menyampaikan bahwa buku tersebut ditulisnya tak lepas dari pengalaman pribadi sebagai santri kader hingga politisi. Tak lupa, ia pun menyisipkan pengalaman-pengalamannya saat berkiprah di pemerintahan sebagai eksekutif maupun legislatif.

“Buku ini juga tidak lepas dari perjalanan kehidupan saya di mana misi saya pribadi sebagai politisi, sebagai kader NU, sebagai santri Ahlussunnah wal Jamaah yang merasakan betul apa yang terjadi dan berkembang di tengah masyarakat. Termasuk pengalaman saya di eksekutif maupun legislatif,” sambungnya.

Tak hanya mahasiswa, acara bedah buku tersebut juga dihadiri oleh Rektor Unwahas Muzakir Ali dan jajaran Rektorat, serta Dekan FAI Iman Fadhilah, dan jajaran Dekanat. Sementara Gus Imin hadir didampingi sejumlah tokoh, antara lain mantan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo KH. Yusuf Chudlory, serta Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Sukirman.

“Saya bersyukur bisa bersama-sama sivitas akademika Unwahas untuk bersama-sama berfikir tentang masa depan Indonesia. Karena pada dasarnya, apakah kalian sebagai mahasiswa, apakah kalian sebagai warga bangsa, khususnya kita semua sebagai warga Islam dan juga Nahdliyin memiliki tanggung jawab yang tidak bisa dielakkan,” kata Gus Imin.

Sementara itu, Rektor Unwahas Semarang. Muzakir Ali mengaku bangga dan senang kampus yang ia pimpin dipercaya menyelenggarakan bedah buku karya Gus Imin.

“Hari ini Unwahas mendapat kehormatan dari negara, karena Wakil Ketua DPR RI rawuh ke Unwahas ini. Ini merupakan kehormatan pada Unwahas sehingga patut kita dorong dan syukuri mudah-mudahan ini membawa berkah dan manfaat bagi semuanya,” kata Muzakir.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER