BERITA

Sowan ke PBNU, Dirjen PHU Jelaskan Skema Baru Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024

MONITOR, Jakarta – Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief berkunjung ke Kantor Pengurus Besar Nadhalatul Ulama (PBNU) di Jakarta. Kedatangan Hilman diterima oleh Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Nurul Yaqin Ishaq, KH Faiz Syukron Makmun, dan KH Sarmidi Husna. Hadir juga, Ketua PBNU Ishfah Abidal Aziz dan Hasanuddin Ali. Ikut mendampingi Hilman Latief, Direktur Bina Haji Arsad Hidayat.

Pertemuan ini mendiskusikan isu aktual terkait penyelenggaraan ibadah haji 1445H/2024M di Arab Saudi bersama jajaran pengurus PBNU. Dirjen PHU Hilman Latief mengatakan, rencana penerapan skema baru penyelengaraan ibadah haji perlu mendapatkan masukan dan saran dari para tokoh dan ulama Islam. Sebelumnya, Hilman juga telah bertemu dengan jajaran MUI Pusat. “Konteks dari kunjungan kami ke kantor PBNU adalah ingin menjelaskan tentang adanya skema baru dalam penyelenggaraan Ibadah haji tahun ini,” ujar Hilman Latief, Kamis (23/5/2024).

“Pemerintah perlu memberikan penjelasan kepada Ormas NU terkait skema murur (mabit di bus) saat di Muzdalifah dan tanazul ke hotel ketika di Mina yang keduanya akan diberlakukan kepada sebagian jemaah haji Indonesia pada tahun ini,” sambung Hilman.

Hilman menjelaskan penambahan kuota 20.000 dari kuota awal 221.000 menjadi 241 ribu jemaah, memerlukan skema khusus yang harus dipersiapkan dengan baik, di tengah tidak adanya penambahan space (lahan), baik di area Muzdalifah dan Mina.

Skema ini diambil untuk menghindari penumpukan jemaah haji di Muzdalifah akibat berkurangnya space mabit dampak pembangunan toilet dalam jumlah banyak di sana, dan pemindahan 27.000 jemaah haji dari Mina Jadid ke area Muzdalifah.

Seminggu yang lalu, kata Hilman, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah melakukan pertemuan dengan seluruh stakeholder layanan di Armuzna. Salah satu rekomendasinya menyatakan bahwa pihak Kementerian Haji dan Umrah mendukung ide dan gagasan murur jemaah Indonesia pada saat mabit di Muzdalifah. “Kita mengambil skema murur sebagai antisipasi kepadatan lokasi di Muzdalifah, di mana jemaah bergerak dari Arafah menuju Muzdalifah tidak turun dari bus, tapi langsung ke Mina,” tandas Hilman.

Demikian juga ketika di Mina, jemaah akan diskemakan tanazul (kembali) ke hotelnya di Makkah terutama mereka yang tinggal di wilayah Raudlah dan Syissah. Hal ini juga untuk menghindari kepadatan di tenda Mina serta keterbatasan sarana toilet yang tersedia. “Untuk menghindari kepadatan serta memberikan kemudahan bagi jemaah haji khususnya lansia saat berada di tenda Mina, sebagian Jemaah haji akan ditanazulkan ke hotelnya di Makkah,” jelas Hilman.

Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Faiz Syukron Makmun mengatakan akan segera menyampaikan beberapa skema baru penyelenggaraan ibadah haji ini kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf untuk dibicarakan bersama terkait solusi hukumnya di internal tokoh dan ulama NU.

Recent Posts

Inovasi Sapi Merah Putih Sejalan dengan P2SDN

MONITOR, Jakarta - Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional, salah satunya melalui pengembangan Sapi Merah…

2 jam yang lalu

Arah Demonstrasi Bergeser, Analis Peringatkan Polisi untuk Jaga Soliditas

MONITOR, Jakarta - Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro memperingatkan Polisi untuk menjaga soliditas…

2 jam yang lalu

Kemenag Imbau Civitas Akademika PTK dan Ma’had Aly Manfaatkan Dana Riset LPDP

MONITOR, Tulungagung - Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama Dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA), Setjen…

2 jam yang lalu

Kemenag Pacu Madrasah Jadi Pusat Inovasi Internasional Lewat MABIMS 2025

MONITOR, Tangerang Selatan – Kementerian Agama terus menguatkan peran madrasah sebagai motor pendidikan Islam di…

5 jam yang lalu

Bakamla Siapkan Coast Guard Academy di Bitung

MONITOR, Bitung - Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., melanjutkan agenda kunjungan…

7 jam yang lalu

Puan Berduka Meninggalnya Affan, Minta Insiden Diusut Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa terhadap korban insiden driver ojek…

12 jam yang lalu