PEMERINTAHAN

Kemenag Fasilitasi Ribuan Warga Balik ke Tempat Kerja setelah Mudik, Gratis!

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama tidak hanya memfasilitasi mudik gratis bagi ribuan warga yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya untuk kembali ke kampung halaman. Lebih dari itu, Kementerian Agama juga mamfasilitasi ribuan warga untuk balik dari kampung ke tempat kerja mereka di Jakarta dan sekitarnya.

“Seperti mudik ke kampung halaman, balik dari mudik ke Jakarta dan sekitarnya juga gratis. Menag Yaqut Cholil Qoumas telah meminta para Kanwil Kementerian Agama Provinsi menyiapkan bus untuk ribuan warga,” terang Staf Khusus Menag bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo di Semarang, Jumat (19/4/2024).

Keberangkatan ribuan warga yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya ini antara lain dilepas Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki secara simbolis dari Semarang. Hadir juga, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Musta’in Ahmad dan jajarannya.

Ada 1.000 peserta balik mudik dari provinsi Jawa Tengah. Panitia telah menyiapkan 20 bus yang terbagi dalam lima titik pemberangkatan, yaitu: Kanwil Kemenag Provinsi Jateng (7 bus), Kota Semarang (3), Rembang (3), Magelang (3), Purwokerto (2), dan Pemalang (2).

“Untuk pekerja formal, umumnya sudah kembali ke tempat kerja karena jadwal masuk kerjanya sudah ditentukan. Program ini umumnya diikuti pekerja non formal, pedagang makanan, warung dan lainnya. Mereka ikut program ini bisa jadi karena persoalan susahnya tiket atau susahnya dompet. Kita pilih hari ini agar afirmasi ini lebih terasa,” sebut Wibowo.

Program ini tidak hanya berjalan di Provinsi Jawa Tengah. Beberapa Kanwil Kemenag Provinsi, misalnya Jawa Timur dan Jawa Barat, juga melakukan inisiatif yang sama untuk membantu warganya. Di Jawa Barat misalnya, disiapkan 16 bus yang berangkat dari Pangandaran, Banjar, Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu, Sumedang, Subang, Sukabumi, dan Cianjur.

Sementara di Jawa Timur, ada lebih dari 20 bus dan 28 minibus yang berangkat dari berbagai daerah, antara lain: Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Bondowoso, Probolinggo, Bojonegoro, Sumenep, serta Kota Malang dan Kota Madiun.

“Kita bisa menangkap antusias masyarakat sangat tinggi. Pantia bahkan terpaksa tidak bisa mengakomodir semua karena keterbatasan seat yang ada. Semoga tahun depan kita bisa menyelenggarakan dalam volume yang lebih banyak lagi,” sambung Wibowo.

Hal senada disampaikan Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Musta’in Ahmad. Menurutnya, program ini berjalan atas arahan Gus Men Yaqut Cholil Qoumas. Tujuannya, memberikan support saat pemudik kembali ke Jakarta dan sekitarnya.

“Saat mudik kan dompet mereka masih tebal. Bisa jadi setelah di kampung, saking dermawannya, sudah habis. Mau beli tiket mungkin susah, bagaimana sedapat mungkin kita bantu,” tandasnya

Recent Posts

Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional XXXI di Semarang

MONITOR, Semarang - Kafilah Provinsi Kalimantan Timur kembali meraih gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an…

28 menit yang lalu

Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja

MONITOR, Bandung – Seiring berkembangnya kendaraan listrik dan energi terbarukan saat ini, kebutuhan terhadap kompetensi…

3 jam yang lalu

Maman Tegaskan IKA Trisakti Jadi Wadah Bersama Seluruh Alumni

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Ikatan Alumni Trisakti sekaligus Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah…

3 jam yang lalu

Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional 2026, Jakarta Tuan Rumah 2027

MONITOR, Semarang - Kalimantan Timur ditetapkan sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI…

5 jam yang lalu

Menag: Pendidikan Pesantren Padukan Kecerdasan Akal dan Batin

MONITOR - Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan kemampuan akal, tetapi juga membentuk kebersihan hati dan…

19 jam yang lalu

Kemenhaj Dalami Dugaan Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur

MONITOR, Surabaya — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah…

19 jam yang lalu