KEAGAMAAN

Beri Penguatan Moderasi Beragama, Gus Ulil Ajak ASN Diktis Belajar dari Imam Al-Ghazali di Era Abbasiyah

MONITOR, Tangerang – Istilah Moderasi beragama muncul dalam sebuah kitab pertama kalitersemat dalam Al-Iqtishad fi al-I’tiqad, karya Imam Al-Ghazali di masa pemerintahan Dinasti Abbasiyah yang kala itu berada di tangan Bani Seljuk sekitar 1037 Masehi hingga 1063 Masehi.

Materi tersebut diungkapkan KH. Ulil Abshar Abdallah, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat memberikan ceramah dalam acara Bimbingan Mental dengan tema “Menjadi ASN yang Profesional dan Moderat dalam Keberagaman” yang digelar Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Rabu, 2 April 2024.

“AL-Iqtishad merupakan pemikiran Imam Al-Ghazali dalam bidang akidah, dari judulnya kata Al-Iqtishad bermakna jalan tengah dalam bidang akidah, kalau bahasa Kemenag sekarang moderasi beragama.” terang Gus Ulil dihadapan para Pegawai dan ASN Diktis.

Menurut Gus Ulil, kitab tersebut sengaja ditulis oleh Imam Al-Ghazali sebagai semacam rumusan, karena ketika itu negara berkepentingan untuk membuat masyarakat Islam kala itu tidak terombang ambing dalam doktrin yang ekstrim, karena salah satu tantangan Umat Islam sekitar abad 8-9 itu adalah munculnya banyak kelompok ekstrim.

“Kelompok ekstrim adalah sumber instabilitas politik, negara tidak bisa aman kalau berhadapan dengan kelompok seperti ini, jadi sudah pernah ada situasi di Zaman Abbasiyah yang mirip dengan situasi yang kita hadapi sekarang ini. Untuk melawan kelompong ekstrim ini, negara bertindak tidak bisa tidak kalau tidak dibangun institusi untuk mengambil jalan tengah” tuturnya.

Dengan mempelajari sejarah tersebut, lanjut Gus Ulil, ia berharap jajaran Direktorat PTK yang hadir dalam acara tersebut mampu menelurkan gagasan-gagasan dan menerapkan sikap Moderasi Beragama lebih baik lagi. Dimana moderasi beragama seniri masuk dalam 7 program prioritas Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas.

“Salah satu sumbangan penting kesultanan Seljuk dalam dunia Islam adalah membangun situasi politik yang stabil, itu berkat kebijakan ini, makanya saya katakan program moderasi beragama itu pertama kali ada di era Abbasiyah,” terang Gus Ulil.

Recent Posts

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

8 jam yang lalu

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

1 hari yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

1 hari yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

1 hari yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Apresiasi KSP Guna Prima Dana, Dinilai Jadi Contoh Koperasi Penyalur KUR Nasional

MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…

1 hari yang lalu