Foto : Istimewa
MONITOR, Jatim – Para petani di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mengaku optimis hasil produksi pada kegiatan panen raya tahun ini mampu memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini disampaikan Supardi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi usai memantau jalanya panen raya di wilayah tersebut.
“Kami yakin produksi ngawi mampu menjadi tambahan beras bagi pasar dan cadangan pangan sehingga ke depan kita tidak perlu impor,” ujar Supardi, Sabtu, 24 Februari 2024.
Supardi mengatakan, Kabupaten Ngawi merupakan salah satu sentra padi terbesar di wilayah Jawa Timur. Di sana, rata-rata produsi bisa mencapai 6 hingga 7 ton per hektare dengan potensi panen pada Februari mencapai 6.055 hektare.
“Sementara untuk harga gabah masih mencapai Rp 6.900 hingga Rp 7.200,” katanya.
Menurut Supardi, potensi Februari kemungkinan besar akan meningkat drastis pada bulan Maret berikutnya yakni sebesar 30.233 hektare dengan kenaikan harga sebesar 300 rupiah.
“Harga di bulan maret kemungkinan naik menjadi 7.500. Yang pasti kami sampaikan ketersediaan beras saat panen raya cukup melimpah,” katanya.
Supardi menambahkan, peningkatan luas panen dan juga peningkatan produksi tahun ini tak lepas dari bantuan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) terutama bantuan benih, pupuk dan mekanisasi.
“Sekarang kita panen menggunakan combine harvester yang membuat harga gabah naik 300 rupiaj. Alhamdulillah perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan pertanian Ngawi sangatlah besar,” jelasnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, memperkuat kemitraan…
MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…
MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…
MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…
MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…
MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…