PEMERINTAHAN

BPS Catat PDB Pertanian Triwulan IV 2023 Tumbuh positif

MONITOR, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto atau PDB sektor pertanian mengalami pertumbuhan sebesar 1,30 persen selama Triwulan IV 2023. Pertumbuhan ini sekaligus memastikan bahwa pertanian sangat berkontribusi besar terhadap ekonomi nasional yang tumbuh 5,05% secara tahunan C-to-C.

Plt. Kepala BPS, Amalia Widyasanti mengatakan bahwa pertanian berada di posisi 5 besar pada distribusi dan pertumbuhan PDB menurut lapangan usaha kwartal IV tahun 2023. Data ini tercatat bersamaan dengan lapangan usaha lain seperti industri pengolahan, perdagangan, kontruksi dan pertambangan.

“Dari sisi lapangan usaha pada triwulan IV 2023 (YonY), seluruh lapangan usaha tumbuh positif. Lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB salah satunya sektor pertanian, di mana pertumbuhannya mencapai 1,30 persen dan distribusinya sebesar 11,53 persen,” ujar Amalia dalam berita resmi statistik, Senin, 5 Februari 2024.

Amalia mengatakan, kelima lapangan usaha yang masuk 5 besar tersebut telah memberikan kontribusi kepada PDB sebesar 64,54 persen. Menurutnya, lapangan usaha dengan kontribusi besar terhadap ekonomi di antaranya berasal dari sektor pertanian.

“Sektor pertanian terus melanjutkan tren pertumbuhan positif di tahun 2023,” katanya.

Sebagaimana diketahui, ekonomi Indonesia berdasarkan produk domestik bruto pada triwulan 4 2003 tumbu sebesar 0,45 persen secara QtoQ, 5,04 secara YonY dan 5,05 secara CtoC. Dengan demikian, PDB berdasarkan harga berlaku 2023 mencapai Rp 20.892,4 triliun.

Mengenai hal ini, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong kontribusi pertanian terhadap perekonomian melalui peningkatan produksi dan nilai tambah. Sebagai langkah nyata, kementan tengah mengembangkan sentra produksi baru pada lahan-lahan suboptimal seperti lahan rawa untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Pengembangan lahan rawa diharapkan berdampak pada peningkatan produksi bahan pangan dan menambah kesejahteraan masyarakat melakui produksi pertanian dan hilirisasinya,” jelasnya.

Recent Posts

Dari Teh hingga Agrowisata, Dana Bergulir LPDB Perkuat Bisnis Puskopkar PTPN VIII

MONITOR, Jakarta - Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII terus memperluas lini bisnis untuk memperkuat…

21 jam yang lalu

Kementerian UMKM Fasilitasi UMKM Aceh Bangkit Pascabencana

MONITOR, Aceh – Ratusan pengusaha UMKM terdampak bencana di Aceh mengikuti workshop pendampingan peningkatan kapasitas…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…

2 hari yang lalu

Soroti Dugaan Korupsi Batu Bara Kukar, LSAK: Uang Disita, Kok Pemiliknya Tidak Ditetapkan Tersangka?

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…

2 hari yang lalu

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Umumkan Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2, Seleksi Petugas Berlanjut

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…

2 hari yang lalu