Anggota Komisi IX DPR RI Kris Dayanti /foto; istimewa
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Kris Dayanti menanggapi rencana pemerintah yang akan memberlakukan vaksin covid-19 berbayar per Januari 2024. Dirinya mengungkapkan telah bertanya kepada pihak Kementerian Kesehatan dan membenarkan rencana tersebut. Namun dirinya juga memastikan saat ini vaksin covid-19 masih memiliki stok banyak sehingga masih akan diberikan secara gratis kepada masyarakat luas.
“Jadi dikarenakan pada saat ini sudah tidak lagi dalam masa pandemi, bahwa benar vaksin akan berbayar pada tahun 2024. Namun sampai saat ini diyakinkan masih banyaknya stok vaksin. Jadi dipastikan masih akan diberikan secara gratis vaksin covid-19 kepada masyarakat secara luas,” ungkap Kris Dayanti
Meskipun demikian, mengenai rencana vaksin covid-19 diwajibkan untuk berbayar hingga saat ini besaran biaya yang harus dibayar masih belum ditetapkan. Dirinya pun mengimbau kepada Kementerian Kesehatan untuk menyampaikan rencana tersebut dengan jelas kepada masyarakat agar tidak terjadi kegaduhan.
“Terkait hal ini kami dari Komisi IX menanyakan langsung ke Kementerian Kesehatan agar hal tersebut tersampaikan jelas kepada masyarakat, agar tidak terjadi kegaduhan dan khususnya mengenai penyebab berbayarnya vaksin covid 19 per tahun 2024,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.
MONITOR, Musi Banyuasin – Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan…
MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan…
MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…
MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…