PENDIDIKAN

Akhir 2021 Hingga 2023, Kemenag Telorkan 959 Guru Besar

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama Republik Indonesia telah menelorkan 959 professor sejak akhir tahun 2021 hingga Desember 2023. 461 guru besar rumpun ilmu agama dan 498 profesor rumpun ilmu umum.

Capaian yang menggembirakan itu sertidaknya sejak disahkannya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penilaian Jabatan Fungsional Dosen Jenjang Lektor Kepala dan Profesor dalam Rumpun Ilmu Agama dan KMA 856/2021.

Dalam pasal 12 disebutkan, Menteri menetapkan Angka Kredit Jabatan Akademik Dosen jenjang Lektor Kepala dan Profesor. Penetapan Angka Kredit dilakukan berdasarkan hasil penilaian Tim Penilai.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani menyatakan rasa bangganya dengan lahirnya 959 profesor dalam kurun waktu 2 tahun, yang sebelumnya tiap tahun hanya melahirkan 75 guru besar. “Ini capaian yang membanggakan dalam sejarah Kementerian Agama dan itu adalah kerja tim yang bagus dan dari lintas komponen, Kemenag-Kemdikbudristek, Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dan para dosen.

Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini menegaskan bahwa kenapa jumlah guru besar rumpun ilmu umum yang ditetapkan oleh Kemendikbudristek lebih banyak sedikit, karena proses penilaian angka kredit pada rumpun ilmu agama lebih ketat, salah satunya soal SJR dan juga harus lolos uji moderasi beragama.

Dhani sapaan akrab Muhammad Ali Ramdhani berharap kepada para dosen yang kini menjadi guru besar berkarya meningkatkan mutu dan integritas keilmuan dan moral. “Setiap tutur kata bapak dan ibu adalah ilmu dan perilakunya adalah teladan,” tegasnya pada penyerahan KMA Guru Besar Rumpun Ilmu Agama pada Kami, (15/12).

“Hadirnya professor sangat penting bagi pengembangan perguruan tinggi di bawah Kemenag, karena akan mendukung internasionalisasi PT, akreditasi, networking dan pengembangan SDM yang professional dan berpikir masa depan”, kata Dhani.

Kasubdit Ketenagaan, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam mengatakan bahwa capaian professor sejak akhir 2021 hingga saat ini adalah Rumpun Ilmu Agama berjumlah 461 orang, dengan perincian 2021:15; 2022: 116 dan tahun 2023:330. Sementara jumlah professor Rumpun Ilmu Umum berjumlah 498 orang, dengan perincian 2021:97; 2022:136; dan tahun 2023:265.

Ruchman menambahkan penilaian angka kredit jabatan fungsional dosen telah ditutup masa siding 2023. Bagi yang memenuhi persyaratan di proses lebih lanjut PAK dan SK Lektor Kepala dan Guru Besarnya. Bagi yang tidak memenuhi persyaratan disarankan untuk pengakuan angka kredit.(KU/RB).

Recent Posts

HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja

MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…

33 menit yang lalu

Kementerian UMKM: Holding UMKM Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok

MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…

40 menit yang lalu

Jasa Marga Catat 509 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek pada H-3 s.d. H-1 Periode Libur Hari Kemerdekaan RI

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…

9 jam yang lalu

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Rancamaneuh Munjul Gelar Upacara di Halaman Masjid Al Muhibbin

MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…

18 jam yang lalu

Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…

18 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Indonesia Berdaulat dan Makmur

MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…

21 jam yang lalu