BERITA

Apresiasi Penunjukan Amran, IPEC: Cepat dan Adaptif

MONITOR, Jakarta – Indonesian Politic, Economic and Policy Insitute (IPEC) memuji langkah Presiden Joko Widodo menunjuk Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian. IPEC menilai penunjukan Amran untuk kedua kalinya tersebut sangat tepat.

Direktur Eksekutif IPEC, Bramastyo Bontas menyatakan bahwa kinerja Amran sudah teruji ketika kali pertama menjabat. Gaya kepemimpinan dan terobosannya dalam bekerja senapas dengan Jokowi.

“Cepat, tak suka berbelit-belit, dan tegas. Jokowi sekali,” ujar Doktor jebolan Univeristas Padjajaran tersebut.

Wajar ketika kemudian seorang Jokowi kembali mempercayakan Amran. Dengan sisa waktu tak sampai setahun lagi, Eks Walikota Solo itu tentunya ingin kursi Mentan diisi oleh sosok yang berpengalaman dan mampu bekerja cepat.

“Dan kriteria itu ada di sosok Pak Amran ini. Dia langsung tancap gas pastinya, tak lagi adaptasi, karena lima tahun pernah menjabat,” beber Bram.

Terkait kebijakan impor yang sempat disoroti sejumlah pengamat, Bram justru membela Amran. Menurutnya, komoditas strategis seperti beras atau gula, amat sensitif terhadap fluktuasi harga.

“Disisi lain, pemerintah juga wajib menjaga stabilitas harga di masyarakat. Termasuk ketika Pak Amran melakukan importasi beras atau gula. Semua dalam koridor yang wajar, tidak membabi buta seperti anggapan orang,” pungkasnya.

Recent Posts

Dari Teh hingga Agrowisata, Dana Bergulir LPDB Perkuat Bisnis Puskopkar PTPN VIII

MONITOR, Jakarta - Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII terus memperluas lini bisnis untuk memperkuat…

14 jam yang lalu

Kementerian UMKM Fasilitasi UMKM Aceh Bangkit Pascabencana

MONITOR, Aceh – Ratusan pengusaha UMKM terdampak bencana di Aceh mengikuti workshop pendampingan peningkatan kapasitas…

19 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…

1 hari yang lalu

Soroti Dugaan Korupsi Batu Bara Kukar, LSAK: Uang Disita, Kok Pemiliknya Tidak Ditetapkan Tersangka?

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…

1 hari yang lalu

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Umumkan Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2, Seleksi Petugas Berlanjut

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…

2 hari yang lalu