BUMN

Kementerian PUPR Targetkan 48 Bendungan PSN Selesai Pada 2024

MONITOR, Jakarta – Sesuai dengan Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2023, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengemban amanah untuk melaksanakan pembangunan beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal tersebut terdiri dari 53 jalan tol dan jembatan, 56 bendungan dan irigasi, 13 proyek air minum dan sanitasi, dan 2 proyek perumahan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, PSN dirancang dengan prioritas pada pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Infrastruktur memegang peran dan kontribusi dalam rangka pertumbuhan negara kita. Tidak hanya menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing bangsa, tetapi juga untuk pemerataan pembangunan dan keadilan sosial,” tambah Menteri Basuki.

Di bidang Sumber Daya Air, Kementerian PUPR melaksanakan pembangunan 48 PSN bendungan yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebanyak 21 bendungan telah selesai dibangun, sementara 27 bendungan lainnya sedang dalam proses konstruksi (on going).

Adapun bendungan PSN yang telah diselesaikan oleh Kementerian PUPR meliputi Bendungan Way Sekampung (Lampung), Kuningan, Ciawi, Sukamahi, Sadawarna (Jawa Barat), Pidekso, Randugunting (Jawa Tengah), Tukul, Bendo, Gongseng, Tugu, Semantok (Jawa Timur), Tamblang (Bali), Bintang Bano, Beringin Sila (NTB), Napun Gete (NTT), Tapin (Kalimantan Selatan), Paselloreng, Karalloe (Sulawesi Selatan), Ladongi (Sulawesi Tenggara), dan Kuwil Kawangkoan (Sulawesi Utara).

Sementara, sisanya yang masih proses konstruksi meliputi Bendungan Rukoh dan Bangunan Pengarah, Keureuto (Aceh), Lausimeme (Sumatera Utara), Tiga Dihaji (Sumatera Selatan), Margatiga (Lampung), Leuwikeris, Cipanas (Jawa Barat), Karian (Banten), Bener, Jlantah, Jragung, Karangnongko (Jawa Tengah), Bagong (Jawa Timur), Sidan (Bali), Meninting, Tiu Suntuk (NTB), Temef, Manikin, Mbay (NTT), Marangkayu, Sepaku Semoi (Kalimantan Timur), Lolak (Sulawesi Utara), Bulango Ulu (Gorontalo), Budong Budong (Sulawesi Barat), Pamukkulu (Sulawesi Selatan), Ameroro (Sulawesi Tenggara), dan Way Apu (Maluku).

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia menambahkan, Kementerian PUPR menargetkan penyelesaian bendungan tersebut pada 2024. “Kementerian PUPR terus mempercepat penyelesaian 27 bendungan PSN yang sedang dalam proses konstruksi,” tandas Bob.

Recent Posts

Jangan Sampai Indonesia Punya 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi yang Hanya Hidup di Atas Peta

MONITOR, Jakarta - Ambisi Indonesia memperluas kawasan konservasi laut hingga 97,5 juta hektare pada 2045…

35 menit yang lalu

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

17 jam yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

17 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

1 hari yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

2 hari yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

2 hari yang lalu