PARLEMEN

Sodik Mudjahid Dorong Pemerintah Prioritaskan Bantuan Rehabilitasi Korban Tragedi Kanjuruhan

MONITOR, Malang – Anggota Komisi X DPR RI Sodik Mudjahid mengatakan masih ada berbagai masalah yang belum terselesaikan pasca terjadinya tragedi Stadion Kanjuruhan satu tahun yang lalu. Salah satunya takni penyelesaian hukum atas insiden yang terjadi pada laga antara klub sepakbola asal Malang, Arema dengan rivalnya Persebaya Surabaya tersebut yang hingga kini belum juga tuntas. 

“Kita sudah dapat informasi dari Sekda, mereka (korban tragedi Kanjuruhan) masih menyampaikan aspirasi-aspirasi, bahkan kata Pak Sekda (korban Kanjuruhan) demo. Saya tanyakan apakah masalahnya, masalahnya adalah bantuan yang dijanjikan untuk rehabilitasi para korban (belum tuntas diberikan),” Kata Sodik Mudjahid sepeti dikutip dari Parlementaria.

Mendengar hal tersebut, Sodik mengatakan Komisi X mendorong diberikannya Kartu Indonesia Pintar, hingga bantuan sosial lainnya kepada para korban. Ia pun menekankan agar Pemkot Malang dapat memprioritaskan bantuan yang harusnya diberikan kepada keluarga-keluarga korban tersebut.

“Kawan kita yang Dapil di sini, memberikan solusinya dengan memberikan KIP dan nanti akan kita dorong juga dari Kementerian Sosial, bantuan-bantuan PKH dan lainnya. Saya sampaikan (kepada) Pak Sekda m untuk diprioritaskan pada keluarga-keluarga korban,” jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Ke depan, Sodik berharap apa yang menjadi rekomendasi Komisi X dapat menjadi acuan bagi sepakbola Indonesia. Yakni kepatuhan terhadap standar FIFA, profesionalisme manajemen sepakbola Indonesia, hingga integrasi dasar panitia dengan petugas keamanan setiap ada pertandingan. 

Recent Posts

Terima Kunjungan BPK Australia, Puan Bicara Soal Pendekatan Adaptif Hadapi Ancaman Siber dalam Tata Kelola Negara

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan delegasi Australian National Audit Office…

3 jam yang lalu

Sidang Perdana Uji Formil UU Polri Digelar, Pemohon Minta MK Nyatakan Pembentukan UU Polri Cacat Formil

MONITOR, Jakarta - Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pendahuluan pengujian formil Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026…

5 jam yang lalu

Metode PM-AAS Dongkrak Produksi Padi Sukabumi, Kementan Percepat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Sukabumi – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperluas penerapan metode Pertanian Modern Advance Agriculture System…

6 jam yang lalu

Di Hadapan Puan, PM Modi Kutip Pernyataan Sukarno Soal RI-India Terikat Hubungan Darah dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India,…

7 jam yang lalu

Buka ICLJ 2026, Menko Yusril: Hukum Harus Hadir Melindungi Kelompok Rentan

MONITOR, Malang - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof.…

8 jam yang lalu

Sambut PM India Bersama Presiden Prabowo di DPR, Puan Bicara Soal Diplomasi Parlemen Hingga Jembatan Budaya

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut hangat kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM)…

8 jam yang lalu