PENDIDIKAN

PW Aisyiyah Banten Gelar Baitul Arqam Mahasiswa Purna, ini Harapannya

MONITOR, Serang – Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Banten mengadakan Baitul Arqam (BA) mahasiswa Purna pada Jumat-Sabtu, 1-2 September 2023 di Kampus Politeknik Kesehatan ‘Aisyiyah Banten.

Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Banten, Dr. Ima Nikmah, menyampaikan apresiasi yang besar kepada Majelis Pembinaan Kader, dan seluruh panitia serta peserta atas kesediaannya menghadiri kegiatan BAP ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap panitia yang bahu-membahu mempersiapkan kegiatan ini agar menjadi Baitul Arqam yang menyenangkan dan memperoleh hasil maksimal,” ujarnya.

Kepada peserta, ia berharap para mahasiswa kelak mampu bekerja sebagai nakes yang memiliki akidah, berakhlakul karimah, berilmu dan terampil, sesuai dengan tema yakni terwujudnya alumni yang memiliki wawasan, penghayatan, dan sikap islami sebagai kader mubalighat. Selain itu, kata kader berasal dari bahasa Yunani yang artinya bingkai/pigura.

“Artinya jadilah kader da’wah yang menjaga misi agama Islam,” ucapnya.

Sementara itu, Tati Masliati selaku Ketua Majelis Pembinaan Kader PWA Banten mengatakan kegiatan Baitul Arqom Purna Mahasiswa ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya dari kampus Poltekkes Aisyiyah Banten.

“Hal ini bertujuan supaya terwujudnya kader-kader angkatan muda yang memiliki kemampuan, pengalaman dan kesiapan, dalam melangsungkan, pengembangan dan keberlanjutan ‘Aisyiyah ke depan. Kegiatan Baitul Arqom ini laksanakan dengan metode dan strategi yang menyenangkan,” imbuh Tati.

Lebih lanjut ia berharap, kegiatan Baitul Arqom ini dapat membentuk mahasiswa menjadi kader yang membumi agar Aisyiyah mendunia.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Aisyiyah Ir. Sri Mulyati, MM menyatakan kegiatan Baitul Arqom purna ini wajib diikuti oleh mahasiswa semester akhir, sebagai salah satu syarat pemberkasan wisuda. Adapun tujuan BAP ini untuk mengingatkan atau menyegarkan kembali ilmu agama mahasiswa yang sudah didapatkan sbelumnya.

“Poltekkes Aisyiyah Banten berharap alumninya dapat menjadi kader persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah yang dapat melanjutkan perjuangan organisasi. Selain itu Alumni dapat mengimplementasikan mata kuliah Al Islam dan Kemuhammadiyahan baik bagi dirinya sendiri maupun ketika berada ditengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Ketua pelaksana Jumiati menjelaskan, tugas yang diberikan kepada peserta sudah dilakukan dengan cukup baik, setelah dinilai dari awal sampai akhir dari segi kognitif, afektif dan psikomotor, maka peserta dianggap lulus 100 persen.

Sebagai informasi, kegiatan Baitul Arqam ini diikuti sebanyak 63 orang yang terdiri dari 29 orang Prodi D3 Kebidanan, 8 orang Prodi D3 Fisioterapi, 26 orang Prodi D3 Remik. Adapun materi yang disampaikan terkait Perkembangan ‘Aisyiyah dari masa ke masa, Paham Agama dalam Muhammadiyah, Transformasi Kepemimpinan, PHIWM dalam kehidupan profesi, Etos kerja dalam islam, Praktek pengurusan jenazah, dan membangun percaya diri.

Dalam kegiatan ini, peserta wajib mengisi pretest google form yang disediakan, kemudian peserta dibagi menjadi 2 kelas yaitu kelas alif dan kelas ba. Selama kegiatan seluruh mahasiswa wajib melaksanakan Sholat wajib berjama’ah, Sholat duha, dan Sholat qiyamullail sebagai bentuk melatih pembiasaan diri.

Pada hari terakhir, kegiatan mahasiswa diarahkan untuk mengikuti kegiatan outbound yang dilaksanakan di halaman depan kampus Poltekkes ‘Aisyiyah Banten. Antusias serta kegembiraan terpancar pada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut bahkan ada terdapat mahasiswa yang menangis pilu karna terharu akan meninggalkan kampus yang dicintainya.

Setelah kegiatan outbond selesai mahasiswa diharuskan mengerjakan tugas akhir yaitu post test untuk mengetahui tingkat pemahaman selama mengikuti kegiatan BA tersebut.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

2 jam yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

7 jam yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

7 jam yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

8 jam yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

8 jam yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

8 jam yang lalu