MEGAPOLITAN

Ini Alasan Kota Depok Dipilih Jadi Best Practice Program PPPA se-Indonesia

MONITOR, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok didapuk oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) untuk menjadi best practice penyelenggaraan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PPPA Tahun 2023.

Best practice tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, Nessi Annisa Handari kepada seluruh perwakilan kota hingga provinsi yang membidangi PPPA se-Indonesia.

Kepala DP3AP2KB, Nessi Annisa Handari mengatakan, dalam rakor tersebut pihaknya menyampaikan bagaimana Pemkot Depok berhasil melaksanakan kegiatan PPPA. Bahwa Pemkot Depok menjalankan program tersebut sesuai dengan arahan dari Kemen PPPA.

“Pada kegiatan Rakornas kami menjelaskan bagaimana Pelaksanaan PPPA di Kota Depok, termasuk seperti apa kami menjalankan PPPA dengan DAK (Dana Alokasi Khusus) dari Kemen PPPA tentunya yang sesuai dengan arahan dan peraturan ,” katanya seusai rakornas di IPB Internasional Convention Center, Kota Bogor, dikutip Kamis (31/8/2023).

Lebih lanjut, tentu Kota Depok telah memenuhi beberapa kriteria serta arahan yang ditentukan oleh Kemen PPPA. Seperti telah berdirinya UPTD PPA Kota Depok.

“Kami juga membuat laporan rutin, penanganan kasus yang kami lakukan, bagaimana kami melibatkan potensi jaringan yang kami miliki. Dengan Polres Metro Depok, kader bahkan dengan tenaga lapangan,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga memaparkan bagaimana menjaga harmonisasi dengan stakeholder terkait. Seperti dengan kejaksaan, provinsi, pusat dan berbagai lembaga lainnya.

“Bukan itu saja, kami juga memiliki inovasi. Seperti Aplikasi Layar Ceria (Layanan Keluarga Cerdas Inovatif RW Ramah Anak dimana aplikasi itu adalah sarana pelaporan aktivitas pada RW Ramah Anak. Lalu, aplikasi Sistem Informasi Konseling dan Edukasi (SIKONDE) dimana hal itu adalah layanan konseling secara daring,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, berbagai inovasi tersebut adalah upaya untuk percepatan layanan dan mempermudah pelaksanaan program PPPA di Kota Depok. Terlebih dengan DAK yang diberikan oleh Kemen PPPA.

Lebih lanjut, Nessi mengungkapkan peserta Rakornas kali ini berasal dari perwakilan kota dan kabupaten se- Indonesia. Dirinya berharap, para peserta bisa menerapkan ilmu yang didapat pada satuan kerjanya masing-masing.

“Tentunya untuk mendukung perlindungan kepada anak dan perempuan,” tutupnya.

Recent Posts

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

4 jam yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

4 jam yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

12 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

19 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

20 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri bekali Anggota DPRD dan DPC PDIP Paradigma Ekonomi Biru Atasi Krisis Pembangunan

MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…

21 jam yang lalu