MEGAPOLITAN

Gandeng Teknisigo, SMK Citra Negara Depok Siap Salurkan Anak Didiknya 100 Persen Langsung Kerja

MONITOR, Depok – SMK Citra Negara (CN) Depok terus memperkuat jalinan kerja sama di bidang pendidikan dengan berbagai pihak. Salah satunya kerja sama dengan Teknisigo, menyalurkan lulusannya yang tidak melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi langsung bekerja.

Untuk diketahui, Teknisigo merupakan sebuah platform digital home visit teknisi pertama di Indonesia yang menawarkan solusi perbaikan laptop, macbook, komputer, printer, jaringan (LAN), HP, iPhone hingga jual beli laptop dan komputer bekas.

Teknisigo didirikan pada tahun 2005. Lebih dari 18 tahun perusahaan ini berpengalaman dalam memperbaiki puluhan ribu unit laptop dengan tim yang profesional dan berintegritas tinggi, yang menjadi brand store & service gadget No.1 di Indonesia.

Pada Sabtu (26/8/2023) SMK Citra Negara Depok melakukan ‘Grand Opening Teknisigo & Business Center’. Peluncuran program ini sebagai langkah menyalurkan anak didik di SMK Citra Negara langsung ke dunia kerja.

Grand Opening Teknisigo & Business Center SMK Citra Negara Depok. (Foto: Boy Rivalino)

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Yayasan Pendidikan At-Taqwa Kemiri Jaya (YATKJ) Citra Negara, M. Rizki Darmaguna Hasan beserta jajarannya menyambut baik peluncuran program tersebut. Dengan diluncurkan Teknisigo dan Business Center ini dapat menjadi wadah bagi para peserta didik di SMK Citra Negara terjun langsung ke dunia bisnis.

“Bisnis center ini mewadahui semua jurusanya. Dari TKJ (Tehnik komputer & jaringan), MM (Multi Media), BDP (Bisnis Daring Perkantoran), semua kita wadahi dalam bisnis center ini,” kata Rizki, seusai Grand Launching Teknisigo & Business Center di SMK Citra Negara, Beji, Kota Depok.

“Jadi, Teknisigo ini merupakan wadah bagi anak-anak TKJ, MM, BDP dan RPL (untuk langsung terjun ke dunia bisnis),” pungkas Rizki.

Sementara itu, dalam sambutannya, founder sekaligus owner Teknisigo, Rudi Malau mengajak seluruh pelaku dunia pendidikan khususnya SMK berkolaborasi dengan para pelaku usaha. Hal tersebut, jelas Rudi, agar lulusan SMK dapat langsung terjun ke dunia kerja.

Rudi menguktip quote di salah satu media yang menyatakan penyumbang pengangguran terbesar merupakan lulusan SMK. Menurutnya, pernyataan tersebut kurang tepat lantaran SMK merupakan pusatnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak pernah habis.

“Pernyataan itu saya anggap tidak tepat, karena perlu singkronisasi antara dunia industri dan dunia pendidikan. Kenapa? karena bagi saya SMK adalah pusat SDM yang tak akan pernah habis,” jelas Rudi.

“Dan saya juga berani menjamin, jika nanti Teknisigo dengan SMK Citra Negara sudah maksimal berpartner, maka saya jamin 100 persen lulusan dari SMK Citra Negara yang lulusan TKJ, saya terima (bekerja),” ungkap Rudi.

Recent Posts

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

35 menit yang lalu

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

3 jam yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

3 jam yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

5 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

MONITOR, Palu – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Badan Karantina…

1 hari yang lalu

IPIM Banten Sambut Positif Terpilihnya Prof. Nasaruddin Umar sebagai Presiden IAMI Petama

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum PW IPIM Provinsi Banten, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menyambut…

1 hari yang lalu