KEAGAMAAN

Kemenag Percepat Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Ramah Disabilitas

MONITOR, Serpong – (Kemenag) – Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusif, khususnya ramah disabilitas. Ini merupakan implementasi Konvensi PBB tahun 1989 yang menyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi dalam bentuk apapun.

Saat ini Kemenag sedang menyiapkan Peraturan Menteri Agama tentang Akomodasi Yang Layak Untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas di Lembaga Penyelenggara Pendidikan pada Kementerian Agama, Serpong, 06/08 Agustus 2023.

Ditektur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, yang diwakili Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama, Thobib Al Asyhar, menyampaikan bahwa Kementerian Agama terus berupaya menyediakan layanan pendidikan yang layak untuk semua kalangan, khususnya untuk Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

“Pendidikan inklusif harus diimplementasikan tidak hanya pada kalangan disabilitas, namun harus mencakup keseluruhan kebutuhan peserta didik dari berbagai latar belakang. Penciptaan ekosistem inklusif dalam dunia pendidikan di PTKI untuk mewujudkan kualitas hidup manusia yang didasarkan pada prinsip persamaan, keadilan, dan hak individu”, jelasnya.

“Namun, menyiapkan layanan pendidikan tinggi yang ramah disabilitas tentu memerlukan kesabaran dan komitmen dari semua pihak. Semoga PMA ini dapat diterbitkan segera sebagai payung hukum dan pedoman impelementasi pendidikan yang adil bagi semua anak bangsa”, harapnya.

Menurut mantan Sekretaris Menteri Agama ini bahwa lembaga pendidikan di lingkungan Kementerian Agama, khususnya PTKI harus benar-benar dapat mewujudkan pendidikan inklusif sebagai implementasi nilai-nilai agama agar kita dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah.

“Keperpihakan kepada pendidikan inklusif bukan semata urusan compliance pada regulasi, tetapi juga wujud ketaatan kita pada nilai-nilai kebajikan agama”, imbuhnya.

Sementara itu, A. Rafiq Zainul Mun’im, Subkor pembinaan kelembagaan PTKIS, menyampaikan bahwa penyusunan RPMA dan Roadmap Pendidikan inklusi pada PTKI ini melibatkan berbagi pihak termasuk dari lembaga Masyarakat yang konsen terhadap disabilitas.
Penyusunan RPMA ini merupakan regulasi turunan dari peraturan pemerintah Nomor: 13 Tahun 2020 tentang akomodasi yang layak untuk peserta didik penyandang disabilitas.

Akomodasi yang layak merupakan modifikasi dan penyesuaian yang tepat dan diperlukan untuk menjamin penikmatan atau pelaksanaan semua hak asasi manusia dan kebebasan fundamental untuk Penyandang Disabilitas berdasarkan kesetaraan.

Recent Posts

Menag Suarakan Diplomasi Keagamaan Global di Internasional Sant’egidio Assisi

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, akan menghadiri…

2 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Peserta MagangHub Batch 3 pada 27 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch…

2 jam yang lalu

Wamen Helvi: Jambore Kumitra Kalsel Perluas Akses Pembiayaan dan Pasar UMKM

MONITOR, Banjarmasin – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Jambore Kumitra 2026 di…

2 jam yang lalu

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

2 hari yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

2 hari yang lalu