Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang/ dok: Antaranews
MONITOR, Jakarta – Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, telah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Bareskrim Polri terkait kontroversi pondok pesantren yang dipimpinnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro membenarkan terkait pernyataan dalam video tersebut.
“Terkait beberapa video yang diunggah menjadi bahan pertanyaan kami, yang bersangkutan menjawab semua dan mengakui bahwa apa yang di video itu adalah benar itu statement dan memang benar yang dilakukan oleh yang bersangkutan,” ucap Djuhandhani dalam keterangan persnya, Senin (3/7/2023) malam.
Terkait kelanjutan video tersebut, Djuhandhani menyatakan pihaknya akan terus mendalaminya dalam proses penyidikan kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Panji Gumilang. Bahkan setelah pemeriksaan Panji, polisi kemudian menaikkan kasusnya ke tahap penyidikan.
“Nanti kita dalami lebih lanjut. Yang jelas kami segera mewujudkan secara formil karena kemarin pemeriksaan saksi ataupun ahli adalah sifatnya penyelidikan,” jelasnya.
Diketahui, Panji Gumilang merupakan sosok pimpinan pondok pesantren Al Zaytun yang kini tengah menjadi sorotan publik. Sejumlah kontroversi yang melekat pada sosok Panji Gumilang dianggap memberikan contoh buruk mengenai ajaran agama Islam.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…
MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…
MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…