Minggu, 14 April, 2024

Kerusakan Bumi dan Makna Kembali Fitri

Oleh: Dr. Robert E Sudarwan*

Akhir-akhir ini kita menghadapi cuaca yang tidak menentun hingga menyebabkan musim yang tidak pasti. Hal ini tentu menjadi ancaman langsung pada sektor pertanian dan dapat menyebabkan gagal panen dan krisis pangan yang akan berimplikasi pada krisis sektor lainnya.  

Adapun diketahui yang menyebabkan ketidak pastian dan perubahan iklim ini adalah kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh beberapa faktor:

Pertama; pembangunan yang tidak berkelanjutan, pembangunan infrastruktur dan perumahan yang tidak memperhatikan aspek lingkungan, dapat mengakibatkan kerusakan ekosistem, seperti penggundulan hutan dan kerusakan lahan. 

- Advertisement -

Kedua; terkait dengan pencemaran air, udara, dan tanah. Aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil, pembuangan limbah industri, dan penggunaan pestisida, dapat menghasilkan polusi air, udara, dan tanah yang merusak lingkungan dan kesehatan manusia.

Ketiga; Penggunaan sumber daya alam yang berlebihan: Penggunaan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan, seperti penggunaan bahan bakar fosil dan eksploitasi hutan, dapat mengurangi ketersediaan sumber daya alam dan mengakibatkan kerusakan lingkungan.

Keempat; Praktik pertanian dan peternakan yang tidak berkelanjutan seperti penggunaan pestisida dan pemakaian pakan hewan yang tidak ramah lingkungan, dapat mengakibatkan kerusakan lahan dan menurunkan produktivitas tanah.

Kelima; Kegiatan industri yang tidak ramah lingkungan sepertiproduksi industri pertambangan yang tidak memperhatikan aspek lingkungan, dapat menghasilkan polusi yang merusak lingkungan dan kesehatan manusia.

Aksi Nyata Perbaikan

Adapun hal yang dapat dilakukan dalam menghindari kerusakan lingkungan adalah, manusia perlu mengubah prilaku hidup mereka agar lebih berkelanjutan. Seperti halnya denganmenggunakan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan, seperti memilih energi terbarukan dan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Mengurangi limbah dan polusi dengan memilih produk ramah lingkungan dan menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan memilih alternatif seperti kantong belanja reusable dan botol minuman refillable.

Manusia perlu membuang sampah pada tempatnya dan mendaur ulang. Manusia perlu menggunakan bahan kimia yang aman dan ramah lingkungan, seperti produk organik. Manusia perlu menjaga keanekaragaman hayati dengan menjaga habitat dan mengurangi aktivitas yang merusak ekosistem, seperti penebangan hutan secara liar.

Bahwa keinginan untuk melakukan perbaikan lingkungan tidak selalu menjadi prioritas utama bagi semua manusia. Ada orang yang lebih fokus pada keuntungan ekonomi atau kepentingan pribadi, dan kadang-kadang mengabaikan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari tindakan mereka. Karena itu, penting bagi kita semua untuk memahami bahwa perbaikan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus diperjuangkan oleh semua orang. Kita harus bekerja sama untuk mempromosikan kesadaran tentang isu-isu lingkungan dan mencari solusi yang efektif untuk mengatasi masalah tersebut.

Selain itu, kita juga harus mengakui bahwa perbaikan lingkungan membutuhkan komitmen jangka panjang dan tindakan konkret dari setiap orang. Sebuah tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam jangka panjang. Dalam rangka untuk membuat perbaikan lingkungan yang berkelanjutan, kita juga harus berinvestasi dalam penelitian dan teknologi baru yang dapat membantu mengatasi masalah lingkungan. Dalam hal ini, kita dapat menciptakan inovasi baru yang memungkinkan manusia untuk hidup secara berkelanjutan dengan lingkungan sekitar.

Hakekat manusia adalah makhluk yang memiliki hati dan keinginan untuk melakukan perbaikan lingkungan. Namun, untuk mencapai perbaikan lingkungan yang signifikan, kita harus bekerja sama, memiliki komitmen jangka panjang, dan mencari solusi yang efektif dan inovatif. Dalam hal ini, setiap tindakan kecil dapat berkontribusi dalam upaya bersama untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih berkelanjutan.

Makna Kembali Fitri

Momentum Iddul Fitri ini hendaknya kita dapat merayakan dengan cara yang bertanggung jawab dan mengambil langkah-langkah kecil untuk memastikan bahwa kita meninggalkan bumi ini dalam keadaan yang lebih baik bagi generasi mendatang.Fitrah manusia menunjukkan bahwa manusia seharusnya menjaga keseimbangan dan harmoni di alam, sedangkan Idul Fitri merupakan momen yang tepat untuk merenungkan kembali diri dan mengambil tindakan untuk memperbaiki diri. 

Ketika manusia memperbaiki dirinya sendiri, seharusnya ia juga memperbaiki lingkungan di sekitarnya. Tindakan kecil seperti pengurangan sampah plastik, penghematan energi, atau penggunaan transportasi ramah lingkungan dapat menjadi langkah kecil yang memperbaiki lingkungan. Selain itu, tindakan untuk memperbaiki lingkungan juga akan memperbaiki kualitas hidup manusia itu sendiri. Udara yang lebih bersih, air yang lebih bersih, dan lingkungan yang lebih hijau akan membuat manusia merasa lebih sehat dan bahagia.

Namun, tindakan untuk memperbaiki lingkungan tidak bisa hanya dilakukan pada momen Iddul Fitri saja. Perbaikan lingkungan harus menjadi bagian dari gaya hidup manusia sehari-hari. Manusia harus menyadari bahwa mereka hidup di bumi yang terbatas dan mereka harus bertanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan hidup bumi ini. Tindakan kecil yang dilakukan setiap hari dapat membuat perbedaan yang besar dalam menjaga lingkungan.

Momen Iddul Fitri dan Fitrah manusia menjadi pengingat bagi manusia untuk kembali pada keadaan aslinya dan memperbaiki diri dalam menjaga lingkungan dan alam. Perbaikan diri dan perbaikan lingkungan adalah tindakan yang saling terkait dan keduanya harus dilakukan secara seimbang. Dengan begitu, manusia dapat hidup lebih harmoni dengan alam dan menjaga bumi ini agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

*Penulis Adalah Direktur Eksekutif Yout Climetree Indonesia

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER