JATENG-YOGYAKARTA

Aplikasi Jalan Cantik yang Diluncurkan Ganjar Dipuji Warga: Cepat Responsnya

MONITOR, Klaten – Seorang pengguna jalan asal Klaten Selatan, Imam Ariyanto, mengaku terkejut bahwa laporannya tentang jalan rusak di dekat Jembatan Jurug di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, direspons dengan cepat melalui aplikasi Jalan Cantik yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten, dan dikelola oleh BPJ Wilayah Surakarta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah.

Imam mengatakan bahwa setelah dia melaporkan kondisi jalan yang bergelombang dan memiliki ketinggian berbeda sekitar 30 cm melalui aplikasi Jalan Cantik, pihak aplikasi merespons dengan baik dan memperbaiki jalan tersebut dengan cepat.

Menurutnya, kehadiran aplikasi tersebut memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk membuat laporan, terutama jika dibandingkan dengan sebelumnya ketika masyarakat kerap kesulitan melapor.

Pengguna jalan lainnya, Yani Setianingrum dari Kemiri, Mojosongo, Boyolali, juga mengungkapkan pengalamannya yang serupa. Menurutnya, kehadiran aplikasi tersebut mempercepat proses perbaikan jalan rusak dan meminimalisir risiko kecelakaan, khususnya saat musim hujan tiba.

Ananda, pengguna jalan lainnya, juga memberikan pujian terhadap aplikasi tersebut.

Staf Teknis BPJ Wilayah Surakarta Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Sri Widada, mengatakan bahwa pihaknya sangat terbantu dengan adanya laporan kerusakan jalan di aplikasi Jalan Cantik.

Sri juga mengapresiasi masyarakat yang aktif melaporkan kondisi jalan melalui aplikasi tersebut, sehingga BPJ dapat menindaklanjuti dengan cepat dan mengontrol kondisi jalan secara rutin.

Sejauh ini, kerusakan jalan yang dilaporkan oleh masyarakat melalui aplikasi Jalan Cantik adalah berupa jalan berlubang hingga bergelombang.

Namun, dengan adanya aplikasi ini, diharapkan masyarakat semakin mudah dan cepat melaporkan segala kondisi yang berpotensi membahayakan di jalan raya.

“Saya lewat ada kerusakan jalan. Saya laporkan melalui aplikasi Jalan Cantik. Alhamdulilah, dapat respons baik dari pihak aplikasi. Pengerjaan jalan segera tertangani,” ujar Imam Ariyanto.

Recent Posts

Guru Besar UIN Jakarta: Subkultur Pesantren Menjadi Identitas dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa…

4 jam yang lalu

Analis: Listyo Sigit di KSP Perkuat Perspektif Keamanan dalam Pengawalan Pembangunan

MONITOR, Jakarta - Perpindahan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri ke Kepala Staf…

4 jam yang lalu

Panen Padi Temanggung Tembus 10,2 Ton/Ha, Komisi IV DPR dorong Pemupukan Berimbang

MONITOR, Temanggung - Produktivitas padi di demplot seluas 5 hektare di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto,…

5 jam yang lalu

Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Pastikan Antrean Lebih Akurat

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya meningkatkan akurasi, transparansi, dan kualitas pelayanan ibadah haji, Menteri bersama…

11 jam yang lalu

Analis Meyakini Kapolri Baru Mampu Melanjutkan Transformasi Polri Berkesinambungan

MONITOR - Transformasi Polri tidak boleh ikut berganti setiap kali tongkat komando berpindah tangan. Di…

11 jam yang lalu

Kemnaker Tekankan Pelindungan Ketenagakerjaan di Kawasan Industri Kendal dan Batang*

MONITOR, Jawa Tengah — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memeriksa sembilan perusahaan di Kawasan Industri Kendal dan…

11 jam yang lalu