Categories: SOSIAL

Sinergi Foundation Berangkatkan Tim Kemanusiaan ke Turki

MONITOR, Bandung – Sebagai bentuk aksi solidaritas dalam merespon bencana yang menimpa Turki – Suriah Senin (6/2/2023) lalu, Sinergi Foundation melalui Tim Relawan Kemanusiaan memberangkatkan perwakilan Tim Kemanusiaan ke Turki untuk menyalurkan bantuan dan membantu para korban terdampak.

Tim Relawan Kemanusiaan yang diwakili oleh Komaludin berangkat menuju Turki pada Sabtu (18/2/2023), bergerak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Udara Istanbul, Turkiye. Keberangkatan dihadiri oleh lembaga-lembaga anggota yang tergabung dalam Forum Zakat (FoZ).

Keberangkatan Tim Relawan Kemanusiaan Sinergi Foundation tersebut dilakukan setelah melakukan rapat koordinasi bersama pihak terkait di antaranya Forum Zakat (FoZ), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia dan pihak pemerintahan.

Dalam koordinasi yang dilakukan bersama BNPB pada Rabu (15/2/2023) yang berlokasi di Gedung Graha BNPB, tidak hanya mengundang Sinergi Foundation terkait dengan tindak lanjut bantuan kemanusiaan bencana gempa bumi Turki dan Suriah.

Pun kegiatan koordinasi tersebut dihadiri oleh lembaga-lembaga non-profit lainnya serta para tamu undangan dari berbagai lapisan seperti para Pejabat Pimpinan BNPB, dan perwakilan pimpinan dari tiap Bank.

Dalam koordinasi bersama BNPB tersebut, Sinergi Foundation diwakili oleh Komaludin, yang juga sebagai Tim Relawan Kemanusiaan Sinergi Foundation.

Secara umum, berdasarkan informasi yang didapatkan dari Komaludin saat mengikuti rapat koordinasi bersama BNPB, bahwa saat ini pemerintah Indonesia telah mengirimkan sebanyak 119 Sumber Daya Manusia untuk membantu para korban gempa di Turki dan Suriah.

“Dalam koordinasi yang dilakukan bersama BNPB, sebenarnya untuk tanggal 20 Februari akan dilakukan simbolis pemberangkatan bantuan dari Indonesia untuk Turki dan Suriah. Dan akan diberangkatkan 4 buah pesawat dimana 2 pesawat untuk Turki dan 2 lagi untuk Suriah,” tutur Komaludin.

Walaupun banyaknya lembaga non-profit di Indonesia, namun berdasarkan informasi yang didapatkan dari Komaludin, hingga saat ini hanya ada beberapa lembaga yang berangkat menuju Turki.

“Untuk lembaga yang pergi ke Turki itu tidak banyak, sekarang saja untuk lembaga yang sudah terhitung disana sekitar 5 lembaga member Forum Zakat (FoZ). Dan di luar member itu ada beberapa, karena terkait dengan operasional yang lumayan besar,” tutur Komaludin.

Setelah melalui berbagai koordinasi, Sinergi Foundation sebagai lembaga yang turut aktif dalam memberikan bantuan untuk wilayah terdampak bencana, mengirimkan perwakilan dari Tim Relawan Kemanusiaan untuk secara langsung terjun membantu para korban gempa di Turki.

Rencana aktivitas yang akan dilakukan oleh Komaludin sebagai perwakilan Tim Relawan Kemanusiaan Sinergi Foundation berfokus pada bantuan dasar hidup bagi para korban gempa di Turki.

Dalam menyalurkan bantuan untuk para korban gempa, Sinergi Foundation bekerjasama dengan mitra lokal (lembaga non-profit) yang berada di Turki.

“Dalam memberikan bantuan ke daerah terkena gempa, harus dengan mitra lokal (NGO lokal) karena itu sudah menjadi aturan internasional,” ujar Komaludin.

Dengan dilakukannya kerjasama bersama mitra lokal tersebut, Komaludin menambahkan bahwa nantinya akan menjadi jalan bagi Indonesia untuk mendapatkan bantuan dari lembaga-lembaga internasional.

“Kalau di Indonesia (naudzubillah) terkena bencana, kemudian Indonesia membuka keran untuk internasional. Apabila lembaga-lembaga internasional ingin membantu Indonesia, mereka juga wajib menggandeng mitra lokal yang ada di Indonesia,” ujar Komaludin.

Pun, Komaludin menambahkan bahwa, dengan menggandeng mitra lokal di daerah tersebut, akan mempermudah untuk memasuki camp atau tempat pengungsian.

Dalam menyalurkan bantuan untuk para korban gempa, Sinergi Foundation melakukan penggalangan dana berupa donasi maupun dana dari lembaga-lembaga atau perusahaan yang menitipkan dana.

Hingga saat ini, Sinergi Foundation masih membuka donasi untuk semua lapisan masyarakat yang ingin bersama-sama memberikan bantuan untuk para korban terdampak gempa di Turki dan Suriah.

“Harapannya setelah Sinergi Foundation selesai pulang dari sana, kalau boleh bermimpi kita punya mitra yang sama-sama mau bertumbuh disana. Lebih jauh, Sinergi Foundation bisa berdiri sendiri disana,” ujar Komaludin.

Sinergi Foundation (SF) merupakan lembaga filantropi yang mengelola dana Wakaf, Zakat, Infak-Sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program inovasi sosial pemberdayaan. Dalam penyaluran dana ziswaf yang terhimpun, Sinergi Foundation memiliki beberapa program di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan sosial.

Recent Posts

Menag Raih Penghargaan Bali Top Hospitality Leader in Religious Tourism Development

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat penghargaan di bidang pengembangan pariwisata keagamaan. Menag…

2 jam yang lalu

Menhaj: Tantangan Haji 2027 Lebih Berat, Kemenhaj Tak Boleh Berpuas Diri

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan jajaran Kementerian Haji…

4 jam yang lalu

Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan kepada DPR

MONITOR, Jakarta — Pemerintah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan…

4 jam yang lalu

Sambut 1 Dekade Hari Santri, Stafsus Menag: Momentum Tampilkan SDM Santri Unggul

MONITOR, Jakarta - Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu ingin momentum satu dekade peringatan Hari…

4 jam yang lalu

Hari Khidmat, Menhaj: Melayani Jemaah Bukan Sekadar Pekerjaan, tetapi Amanah

MONITOR, Jakarta — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan seluruh jajaran Kementerian…

5 jam yang lalu

Satgas Kahurtla TNI Gelar Sholat Istisqo dan Sosialisasi di Melawi

MONITOR, Melawi - Satgas Karhutla TNI wilayah Melawi menggelar Sholat Istisqo sekaligus sosialisasi penanggulangan kebakaran…

1 hari yang lalu