Categories: HUKUM

IPW: Penaggulangan Terorisme dan Radikalisme Harus Libatkan Semua Pihak

MONITOR, Bogor – Ketua Indonesian Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso meminta pemerintah dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk melakukan pendekatan dan pelibatan semua pihak dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan terorisme. Salah satunya yaitu melibatkan pemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik harus proaktif melakukan koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, baik unsur pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Hal ini penting dalam upaya merumuskan, merencanakan, dan melaksanakan berbagai kebijakan terkait pencegahan, penanggulangan, rehabilitasi, dan reintegrasi yang partisipatoris, kolaboratif, dan sinergis,” Kata Sugeng Teguh Santoso dalam paparannya saat menjadi narasumber dalam acara Dialog Kebangsaan Forum Pesantren dan Majelis Jawa Barat Selatan dengan Tema Ancaman Bibit Radikalisme dj Tahun Politik, di Ponpes Sirojul Huda, Kota Bogor, Kamis, 9 Februari 2023.

Lebih lanjut Teguh mengatakan, sebagai badan yang dibentuk negara, BNPT mendapat mandat untuk melakukan desain pencegahan, deradikalisasi, dan kesiapsiagaan nasional untuk mengantisipasi seseorang atau kelompok yang terpapar ideologi ekstremisme kekerasan. Deradikalisasi dalam kegiatannya merupakan usaha meliputi usaha pencegahan, rehabilitasi, dan reintegrasi sosial pelaku terorisme dalam kembali hidup di tengah masyarakat.

“Salah satu contoh upaya deradikalisasi, rehabilitasi, dan reintegrasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, di antaranya penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat Nomor 339 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Pencegahan Terorisme, Radikalisme dan Separatisme di Daerah Provinsi Jawa Barat. SK tersebut secara khusus menunjuk tim personalia untuk pencegahan terorisme di Jawa Barat,”

Dalam forum yang dihadiri para Santri, Pimpinan Pondok Pesantren, OKP dan Ormas Kota Bogor, Teguh menegaskan, aksi pelarangan melakukan ibadah terhadap kelompok minoritas yang kerap terjadi di Indonesia merupakan salah satu bukti bahwa bibit-bibit intoleran di lingkungan masyarakat.

“Salah satu bibit-bibit tumbuhnya radikalisme adanya sikap-sikap intoleran yang muncul di masyarakat,” ungkap Teguh.

Berkaitan dengan potensi munculnya kelompok radikal jelang Pemilu 2024, Teguh mengatakan bahwa setiap tahun politik kelompok radikal itu selalu ada. Menurutnya, kelompok-kelompok radikal akan mencari peluang untuk menitipkan kepentingan-kepentingan politiknya kepada pihak tertentu.

Sehingga, lanjut Sugeng, hal ini yang harus dicermati bahwa kepentingan politik itu mungkin tidak menjadi nyata atau terwujud, tetapi bisa ditumpangi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menjadi satu momentumnya terjadinya instabilitas.

“Ancaman radikalisme ini tentu pasti ada, tetapi tidak akan begitu pengaruh dan yang harus dicermati yakni tentang terorismenya,” imbuhnya.

Recent Posts

Ramadan, Menag Ingatkan Pintu Ampunan Selalu Terbuka

MONITOR, Jakarta - Pernahkah diri kita merasa dosa kita terlampau banyak namun ada perasaan enggan…

6 menit yang lalu

Doktrin Trump: Mengganti Rezim Tanpa Invasi, dari Venezuela ke Iran

Oleh : Bobby Ciputra* Bagaimana jika sebuah rezim tidak dijatuhkan melalui perang panjang, tetapi hanya…

11 menit yang lalu

Partai Gelora Luncurkan Program Nasional Rekruitmen 1,5 Juta Anggota

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia  Anis Matta secara resmi me-launching…

33 menit yang lalu

Peluncuran Perundingan Indonesia-Uzbekistan FTA untuk Perkuat Ekonomi Bilateral

MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Menteri Investasi, Industri, dan  Perdagangan Uzbekistan…

5 jam yang lalu

Panglima TNI dan Presiden Beri Penghormatan Terakhir untuk Wapres ke-6 RI

MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara penyerahan jenazah Wakil Presiden…

7 jam yang lalu

Menag Dorong Ormas Agama Perkuat Ekonomi Syariah dan Sosial

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong ormas keagamaan untuk memperkuat peran dalam pengembangan…

9 jam yang lalu