Jumat, 14 Juni, 2024

Gandeng UNUSIA dan Unusa, Diktis Promosi Islam Indonesia ke Dunia

MONITOR, Surabaya – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendis Kementerian Agama RI bekerjasana dengan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menyelenggarakan Seminar Internasional dengan tema Islam Nusantara dan Perdamaian Dunia. Kegiatan itu bertujuan untuk mempromosikan Islam Indonesia di dunia internasional,

Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 05 Februari 2023 ini menghadirkan Prof. Martin van Bruinessen dari Utrech University Belanda sebagai keynote speech.

Dalam pemaparannya, Prof. Martin menyampaikan bahwa Islam Nusantara yang saat ini menjadi diskursus di kalangan sarjana dan pengamat luar negeri tidak lepas dari gagasan-gagasan yang digaungkan oleh Gus Dur di awal tahun 1980-an.

“Islam Nusantara merupakan konsep pembebasan. Ini yang diperjuangkan Gus Dur, meskipun saat itu Gus Dur belum menggunakan istilah Islam Nusantara,” terang Martin.

- Advertisement -

Prof. Martin lebih lanjut menambahkan, Gus Dur mempromosikan Islam Indonesia sebagai ekspresi budaya dan tradisi masyarakat Indonesia.

“Di Indonesia, Islam dan budaya tidak bertentangan. Justeru terekspresikan dalam tradisi Islam Nusantara,” terang Martin.

Selain dihadiri antropolog kawakan dari Belanda tersebut, hadir juga beberapa narasumber luar negeri, diantaranya Prof. Dr. Samir Boudinar dari Ouigda Unuversity Maroko dan Prof. Dr. Amanda Tho Seet dari GIG Humberg Jerman.

Sedangkan narasumber dari dalam negeri diantaranya KH. Ulil Abshar Abdallah selaku Dosen Unusia dan Ketua Lakpedsam PBNU, Dr. Muhammad Syaikhon dari Unusa, Dr. Abdul Ghofur Maemun, M.Ag. selaku Rais Syuriah PBNU, dan Dr. Ahmad Suaedy, MA., Hum dari Unusia. Adapun yang bertugas sebagai moderator pada Sesi I adalah Dr. M. Ali Abdillah, M.Ag dan Sesi II Dr. Zainul Ma’arif, MA dari Unusia.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Unusa ini selain dihadiri Pimpinan Unusia dan Unusa, juga hadir pimpinan perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER