Categories: KEUANGAN

Sri Mulyani: APBN Biayai Proyek Bendungan Ladongi hingga Rp1,2 T

MONITOR, Jakarta – Pertanian Indonesia tumbuh subur sebagai pondasi utama ketahanan pangan Indonesia. Fakta itu diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Senin (24/10/2022).

Hal itu terealisasi berkat dukungan APBN. Sri Mulyani menyatakan, salah satunya melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Ladongi di Sulawesi Tenggara yang didanai oleh APBN sebesar Rp1,2 triliun.

Diketahui, bendungan yang memiliki kapasitas tampung 45,9 juta m3 dan luas genangan sebesar 222 hektare ini dimanfaatkan untuk irigasi yang mengairi lahan seluas 3.604 hektare.

Selain itu, Sri Mulyani mengungkapkan bendungan tersebut mampu menyediakan air baku sebesar 120 liter/detik, dan mengurangi risiko banjir.

“Bendungan Ladongi juga berpotensi untuk sumber Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Hasil panen melimpah ruah, masyarakat tenteram nan sejahtera,” tuturnya.

Recent Posts

Duga Ada Gembong Besar di 4 Kasus Penyelundupan Narkoba, Legislator: Ada Apa Dengan Lapas?

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Pareira menduga ada aktor besar…

3 jam yang lalu

Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026 Perluas Akses dan Perkuat Daya Saing UMKM

MONITOR, Balikpapan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem…

6 jam yang lalu

Cegah Judi Berkedok Permainan Anak, Legislator Dorong Evaluasi Semua Izin Arena Arkade

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap…

12 jam yang lalu

Kemenperin Pacu Kerja Sama Manufaktur Konkret dengan Belarus

MONITOR, Belarus - Hubungan industri antara Indonesia dan Belarus terus menunjukkan progres strategis di tengah…

13 jam yang lalu

Mahfuz Sidik Bekali Anggota DPRD Partai Gelora Seni Komunikasi dan Strategi Politik Hadapi Pemilu 2029

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik, menegaskan pentingnya kemampuan…

14 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Sekadar Ubah Jalur Penjualan Komoditas

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mengingatkan agar kebijakan ekspor…

14 jam yang lalu