Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam acara Financial Times - Citibank Strategic Forum: Restoring Global Growth and Economic Stability di Washington DC.
MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan saat dunia dilanda pandemi dan kemudian menghadapi kondisi geopolitik, Indonesia sibuk dan fokus melakukan reformasi di berbagai bidang.
Diantara bidang yang direformasi meliputi, pasar tenaga kerja, kemudahan berbisnis, perubahan iklim, harmonisasi peraturan perpajakan, hubungan pemerintah pusat dan daerah, termasuk reformasi sektor keuangan yang kini sedang berlangsung.
“Indonesia sangat fokus dalam membangun fundamental ekonomi yang kuat. Situasi geopolitik telah memicu gangguan pasokan (supply) sehingga menimbulkan tekanan inflasi di berbagai negara tak terkecuali Indonesia,” ucap Sri Mulyani, dalam acara Financial Times – Citibank Strategic Forum: Restoring Global Growth and Economic Stability di Washington DC.
Tekanan inflasi pun menyebabkan kenaikan harga energi yang diikuti dengan penambahan subsidi. Sri Mulyani menyatakan, kerjasama dengan pemerintah daerah dilakukan untuk meredam tekanan inflasi dari sisi penawaran.
“Tak hanya inflasi yang terjaga, produk domestik bruto (PDB) riil Indonesia telah berada di atas level sebelum terjadi pandemi Covid-19,” terangnya.
Dikatakan dia, sebagai Presidensi G20, tentu hal tersebut dapat meningkatkan kredibilitas Indonesia.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1495 Tahun…
MONITOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan audiensi strategis dengan Badan…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengmbil langkah tegas dengan mencabut izin perusahaan yang melanggar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjalin kolaborasi strategis dengan Ikatan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan skema baru dalam pelaksanaan ibadah haji 1447…
MONITOR, Jakarta - Sejak awal pembangunan industri nasional, kawasan industri telah memainkan peran penting dalam…