MONITOR, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pekan ini melakukan perombakan dan aksi ‘bersih-bersih’ di lingkungan institusinya. Ini dilakukan setelah seluruh polisi dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana.
Sikap tegas Kapolri ini menuai apresiasi dari Ketua DPR RI, Puan Maharani. Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengingatkan narkoba jangan sampai merusak institusi yang seharusnya melindungi masyarakat dari kejahatan luar biasa tersebut.
“Kasus yang saat ini terjadi harus menjadi momen bersih-bersih Polri dari oknum yang melakukan penyalahgunaan narkotika. Tidak boleh ada mafia narkoba di kepolisian kita,” tukas Puan Maharani dalam keterangan persnya, Sabtu (15/10/2022).
Tak hanya itu, Puan juga meminta Polri berbenah diri menyusul adanya kasus narkoba yang melibatkan petingginya. Puan menyebut, masyarakat menaruh harapan besar kepada Polri dalam pemberantasan narkoba.
“Polri bersama BNN seharusnya menjadi benteng pelindung bagi masyarakat dan anak cucu kita dari kejahatan narkoba,” imbuh Puan.
Ia menambahkan, Polri harus tegak lurus melaksanakan tugasnya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
